Repelita Batam - Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia Ahmad Ali menyatakan keheranannya atas tuntutan sebagian masyarakat agar mantan Presiden Joko Widodo segera mengakhiri aktivitas politiknya meskipun ada tokoh lain yang telah puluhan tahun menduduki posisi ketua umum partai politik tanpa pernah diganggu.
Pernyataan tersebut disampaikan Ali setelah memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Wilayah PSI se-Kepulauan Riau di Batam pada Sabtu malam, 22 November 2025.
Ketika dia bicara politik, 'ya sudah waktunya beristirahat', Loh, ada nenek-nenek yang sudah puluhan tahun jadi ketua partai, ungkap Ali tanpa menyebut nama tokoh yang dimaksud secara eksplisit.
Ali menggambarkan sosok tersebut sebagai nenek-nenek yang tetap bertahan lama di puncak kepemimpinan partai, kontras dengan tekanan yang diterima Jokowi setelah menjabat dua periode penuh.
Ia juga menyinggung isu tuduhan ijazah palsu yang kini menyeret nama Jokowi, dengan menekankan bahwa mantan presiden itu telah mengikuti lima kali pemilu secara sah dan terbuka.
Dalam setiap kontestasi tersebut, menurut Ali, selalu ada periode jeda yang memungkinkan masyarakat menyuarakan sanggahan atau verifikasi terhadap kualifikasi calon pemimpin.
Ali yakin adanya pihak-pihak yang sengaja menggerakkan isu ijazah palsu ini sebagai bagian dari upaya terkoordinasi untuk mendiskreditkan Jokowi.
Seperti Pak Prabowo bilang, ini ada nih yang mengotaki ini, ada yang membiayai, Dan masa iya ada satu isu begitu panjangnya, ya kan? tambahnya menunjukkan keyakinan bahwa narasi tersebut tidak muncul begitu saja.
Editor: 91224 R-ID Elok

