
Repelita Jakarta - Komisi Percepatan Reformasi Polri membuka saluran khusus bagi publik untuk menyampaikan saran tertulis melalui aplikasi WhatsApp.
Nomor kontak sekretariat yang disediakan adalah 0813-1797-771 sementara alamat surel elektronik akan diumumkan kemudian oleh tim sekretariat.
Selama satu bulan ini kami berharap mendapat masukan. Karavan selama ini hanya masuk sekali-sekali, maka kami buka WA Sekretariat supaya masyarakat bisa mengirimkan masukan, setebal apapun.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Komisi Jimly Asshiddiqie di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Jakarta Selatan pada Rabu 19 November 2025.
Dalam pertemuan hari itu komisi menerima berbagai pandangan dari perwakilan organisasi kemasyarakatan tokoh adat serta pensiunan perwira tinggi dari tiga matra Angkatan Bersenjata.
Beberapa pembuat konten digital turut serta menghadiri acara tersebut.
Meskipun ada kelompok tertentu yang tidak diizinkan hadir secara formal aspirasi mereka tetap diterima dengan tangan terbuka.
Yang penting, aspirasinya tetap kami dengar. Silakan sampaikan sekeras-kerasnya. Tidak usah ragu, tidak usah takut.
Salah satu isu yang mengemuka dalam diskusi adalah maraknya kasus ijazah palsu yang kerap dimanfaatkan sebagai senjata politik.
Ijazah ini masalah serius di Indonesia. Banyak dipakai untuk persaingan politik. Dari pengalaman saya sebagai Ketua MK, berkali-kali kasus ini muncul.
Jimly menilai mediasi dapat menjadi jalur alternatif penyelesaian selama kedua belah pihak setuju mengikuti aturan yang berlaku.
Beragam usulan juga datang dari kalangan purnawirawan mulai dari perombakan struktur organisasi hingga perbaikan budaya internal kepolisian.
Beberapa gagasan besar yang mencuat antara lain penguatan peran Komisi Kepolisian Nasional pembentukan kementerian khusus bidang keamanan serta penataan ulang sistem perekrutan anggota.
Editor: 91224 R-ID Elok

