Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Ahmad Ali Nyinyir Nenek-nenek, PDIP: Siapa yang Dimaksud?

Repelita Jakarta - Politikus senior PDI Perjuangan Mohammad Guntur Romli menanggapi sindiran Ketua Harian PSI Ahmad Ali yang menyebut ada nenek-nenek masih memimpin partai politik, dengan menilai ucapan tersebut justru mencerminkan inkonsistensi sikap pembela mantan Presiden Joko Widodo.

Menurut Guntur, penggunaan istilah nenek-nenek oleh Ahmad Ali terhadap seorang perempuan yang tetap aktif memimpin partai merupakan pelecehan politik yang tidak pada tempatnya.

Guntur menyoroti bahwa sosok perempuan yang dimaksud justru dikenal sehat, tegas, serta pernah memberikan dukungan penuh kepada Jokowi sejak masa kampanye di Solo hingga berhasil menduduki kursi kepresidenan.

Bela Jokowi yang menjilat ludah sendiri, tapi lecehkan nenek yang dulu angkat Jokowi dari Solo ke Istana!, tegas Guntur Romli dalam pernyataannya.

Ia menilai Ahmad Ali seolah lupa bahwa Jokowi sendiri sering kali mengubah sikapnya, sementara perempuan yang disindir justru menjadi arsitek utama kesuksesan politik Jokowi.

Guntur juga menyiratkan bahwa pernyataan Ahmad Ali lebih menunjukkan ketergantungan PSI pada figur Jokowi daripada substansi gagasan politik yang matang.

Sebelumnya, Ahmad Ali menyampaikan keheranannya atas desakan publik agar Jokowi mundur dari politik pasca-lengser, sambil membandingkan dengan figur senior yang bertahan puluhan tahun di pimpinan partai.

Sialnya Pak Jokowi ini gini, dia dihina, dimaki-maki. Tapi ketika dia melawan, dia disuruh, 'Pak Jokowi harus jadi negarawan'. Terus ketika dia bicara politik, 'ya sudah waktunya beristirahat', kata Ahmad Ali.

Loh, ada nenek-nenek yang sudah puluhan tahun jadi ketua partai, imbuhnya saat memberi arahan di Rapat Koordinasi Wilayah PSI se-Kepulauan Riau di Batam pada Sabtu 22 November 2025.

Tanggapan Guntur ini diharapkan dapat meredam polemik yang tidak perlu, sambil mengingatkan bahwa politik seharusnya lebih fokus pada isu rakyat daripada serangan personal yang merendahkan.(**)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved