
Repelita Jakarta - Respons Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terhadap pertanyaan seorang peserta terkait CPNS optimalisasi kembali menjadi sorotan publik.
Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial pada Selasa, 15 Oktober 2025, terlihat seorang perempuan bertanya kepada Gibran mengenai pesan khusus bagi para calon pegawai negeri sipil hasil optimalisasi.
Perempuan itu bertanya, “Bapak izin boleh pesan-pesan untuk CPNS optimalisasi, Bapak?”.
Gibran kemudian menjawab singkat, “Mau optimalisasi, mau RRI, nanti yah.”
Jawaban tersebut segera menuai reaksi di dunia maya.
Salah satu yang menyoroti pernyataan Gibran adalah pengguna platform Threads, Yusuf Muhammad, yang menilai respons tersebut terkesan tidak memahami substansi pertanyaan.
Melalui akun Threads-nya @yusufmuhammad, ia menuliskan pada 15 Oktober 2025, “Gibran ini terlihat kosong.”
Ia juga menambahkan, “Jujur saya curiga apa benar-benar dia tidak paham dengan apa itu CPNS optimalisasi.”
Menurut Yusuf, seorang pejabat publik semestinya dapat memberikan jawaban yang memberi motivasi meskipun tidak mengetahui secara detail persoalan teknis.
Ia menyebut bahwa cukup dengan kalimat sederhana seperti memberikan semangat bagi peserta CPNS, hal itu sudah cukup menunjukkan empati dan perhatian dari seorang pemimpin.
Unggahan Yusuf di Threads tersebut kemudian menjadi perbincangan luas, dengan banyak warganet yang turut memberikan tanggapan serupa terhadap gaya komunikasi Gibran.
Beberapa komentar menilai Gibran seharusnya lebih berhati-hati menjawab pertanyaan publik agar tidak menimbulkan kesan kurang memahami isu pemerintahan.
Namun, ada pula yang menilai bahwa jawaban singkat itu tidak perlu dibesar-besarkan karena bisa saja diucapkan spontan tanpa maksud tertentu.
Perdebatan ini kembali menunjukkan betapa setiap ucapan pejabat publik, terutama di era media sosial, dapat dengan cepat menjadi bahan sorotan dan pembahasan masyarakat. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok

