Repelita Jakarta - Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa pemerintah Tiongkok telah menyatakan kesediaannya untuk memperpanjang proyek kereta cepat hingga Surabaya.
Namun, menurut Luhut, kelanjutan proyek tersebut baru akan dilakukan setelah persoalan restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung diselesaikan terlebih dahulu.
Luhut mengungkap bahwa pernyataan tersebut disampaikan oleh pihak China dalam pertemuan tiga bulan lalu, dan saat itu ia menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia tinggal menunggu Keputusan Presiden untuk membentuk tim restrukturisasi.
Ia juga menyebut telah meminta CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara Rosan Perkasa Roeslani agar segera menyiapkan nama-nama yang akan masuk dalam tim restrukturisasi.
Luhut mengatakan bahwa Rosan saat ini sedang dalam tahap pembicaraan dengan Presiden Prabowo Subianto untuk menindaklanjuti pembentukan tim tersebut.
Ia menambahkan bahwa studi pendahuluan untuk proyek Kereta Cepat Surabaya telah selesai disusun, termasuk dengan rincian jalur yang akan dilalui.
Berdasarkan hasil studi tersebut, jalur kereta cepat akan dimulai dari Bandung, kemudian dilanjutkan ke Kertajati, Purwokerto, Cilacap, Solo, dan berakhir di Surabaya.
Luhut menekankan bahwa pelajaran dari proyek Jakarta–Bandung harus dijadikan acuan agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Ia menyarankan agar pembangunan jalur baru tidak terlalu banyak menggunakan terowongan karena biaya konstruksinya sangat tinggi.
Selain itu, ia juga menyarankan agar pembebasan lahan diminimalkan dengan menyelaraskan jalur kereta cepat dengan jalur kereta api atau jalan raya yang sudah ada.
Di sisi lain, Luhut membantah anggapan bahwa proyek Whoosh meminta pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Ia menegaskan bahwa persoalan utama proyek tersebut hanya terkait restrukturisasi utang dan tidak ada permintaan dana tambahan dari pemerintah.
Luhut menyatakan bahwa dengan koordinasi yang baik antarinstansi dan dukungan penuh dari Presiden, maka persoalan proyek Whoosh dapat diselesaikan tanpa hambatan berarti.
Ia menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan selama seluruh pihak kompak dan bekerja sama.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

