Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Habib Nabiel Sindir Fenomena Zaman Terbalik, Kiai Dipojokkan Sementara Artis Diistimewakan

 Habib Nabiel: Undang Artis Puluhan Juta Bisa, Ada Kiai Dikasih Uang Dibilang Mata Duitan!

Repelita Jakarta - Habib Nabiel Al Musawa menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya upaya yang memojokkan para kiai dan pesantren di tengah masyarakat.

Menurutnya, situasi tersebut mencerminkan fenomena akhir zaman di mana fitnah dan adu domba semakin meluas.

Dalam acara Tabligh Akbar dan Doa Bersama untuk Indonesia di Monas, Jakarta Pusat, Jumat malam (17/10/2025), Habib Nabiel menyoroti bagaimana banyak pihak dengan mudah menuduh dan menjelekkan para ulama tanpa memahami konteks sebenarnya.

Ia mencontohkan, sebagian orang menganggap murid yang mencium tangan gurunya sebagai tindakan feodal. Padahal, kata Habib Nabiel, mencium tangan guru atau kiai adalah bentuk penghormatan yang jauh lebih bernilai dibandingkan dengan suami mencium tangan istrinya.

“Orang cium tangan kepada istrinya dibilang romantis, cium tangan sama kiai dibilang feodal. Ini zaman sudah terbalik,” ujarnya di hadapan jamaah.

Lebih lanjut, Habib Nabiel juga menyoroti ketimpangan cara pandang masyarakat terhadap penghargaan materi. Ia menilai, ketika seseorang mengundang artis dengan bayaran puluhan juta dianggap wajar, namun ketika seorang kiai diberi uang secara sukarela oleh jamaah justru dicap mata duitan.

“Ngundang artis puluhan juta biasa. Tapi kalau ada kiai dikasih uang lalu diributkan dan disebut mata duitan, ini namanya adu domba akhir zaman,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan agar umat tidak mudah terhasut dengan isu-isu yang memecah belah, termasuk perdebatan mengenai nasab dan keturunan ulama yang justru mengarah pada perpecahan di kalangan umat sendiri.

“Ada yang sibuk ngurusin nasab orang lain, padahal nasabnya sendiri tidak jelas. Dunia mengakui nasab Ba’alawi, tapi ada segelintir orang di negeri ini yang justru menuduh tidak benar,” pungkasnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved