Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

[HEBOH] Rekening Anak Dibekukan Meski Rutin Diisi, Loyalis Jokowi Kritik Kebijakan PPATK

 Sebut Khilafah jadi Khilafuck, Komisaris Pelni Dede Budhyarto dituding Penistaan Agama – Eranasional.com

Repelita Jakarta - Komisaris PT Pelni sekaligus pegiat media sosial Dede Budhyarto melontarkan kritik keras terkait kebijakan pemblokiran rekening bank yang tidak aktif selama tiga bulan tanpa transaksi.

Dede mengisahkan bahwa dirinya memiliki rekening atas nama anaknya yang telah dibuat sejak sang anak masih duduk di bangku sekolah dasar, dan hingga kini telah berjalan 15 tahun tanpa pernah dilakukan penarikan dana.

Menurut Dede, setiap bulan rekening tersebut tetap rutin diisi, sehingga ia mempertanyakan logika di balik kebijakan yang berpotensi membekukan dana masyarakat tanpa pemberitahuan yang memadai.

Dalam unggahan di platform X pada Kamis 31 Juli 2025, Dede menyayangkan keputusan yang diambil terlalu terburu-buru tanpa melalui kajian mendalam dan mekanisme sosialisasi yang matang.

Ia menekankan bahwa kebijakan menyentuh langsung tabungan masyarakat tidak boleh diambil secara sepihak, apalagi jika dilakukan hanya dengan dalih sweeping rekening dormant.

Sebagaimana diketahui, PPATK berdalih bahwa penghentian transaksi sementara dilakukan mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, yang memberi kewenangan menindak rekening yang dicurigai tidak aktif atau digunakan secara ilegal.

Melalui akun resminya @ppatk_indonesia, PPATK menjelaskan pada 28 Juli 2025 bahwa nasabah yang rekeningnya terblokir dapat mengajukan pembukaan kembali dengan cara mengisi formulir daring, kemudian akan diverifikasi bersama pihak bank.

Proses peninjauan diperkirakan memerlukan waktu lima hari kerja, tetapi bila dokumen pendukung dinilai tidak lengkap atau terdapat ketidaksesuaian, masa verifikasi bisa diperpanjang hingga 15 hari kerja.

Meski begitu, kebijakan ini tetap menuai kritik dari berbagai pihak yang menilai kebijakan sweeping rekening nganggur tanpa pemberitahuan lebih dulu berpotensi merugikan rakyat kecil.

Dede sendiri menegaskan agar PPATK tidak asal memblokir rekening, apalagi rekening yang masih rutin menerima setoran bulanan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved