Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Pemeriksaan Kesehatan Gratis Cakup Screening Jiwa dan Kanker, Dimulai 10 Februari 2025

 Ada Skiring Jiwa untuk Anak SD dalam Program Cek Kesehatan Gratis

Repelita Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa program pemeriksaan kesehatan gratis akan mencakup pemeriksaan kesehatan jiwa, termasuk untuk anak-anak yang sudah memasuki usia sekolah dasar (SD). Budi mengatakan bahwa sebelumnya screening kesehatan jiwa belum pernah dilakukan, namun kini dimulai dengan anak-anak sekolah SD yang akan menjalani pemeriksaan tersebut.

"Mungkin yang baru-baru, misalnya screening jiwa, kan dulu kita nggak pernah screening tuh karena screening jiwa tuh mulai anak sekolah SD udah kita screening," kata Budi di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (5/2/2025).

Budi juga menambahkan bahwa hasil survei kesehatan terakhir menunjukkan bahwa satu dari sepuluh orang di Indonesia mengalami gangguan kecemasan (anxiety) atau depresi. Oleh karena itu, screening kesehatan jiwa ini menjadi bagian dari upaya untuk memitigasi masalah tersebut.

Selain pemeriksaan jiwa, program ini juga mencakup pemeriksaan kanker bagi masyarakat yang berusia di atas 40 tahun. Budi menjelaskan bahwa skrining kanker akan difokuskan pada jenis kanker yang paling umum, seperti kanker payudara dan serviks untuk wanita, serta kanker paru-paru dan kolorektal untuk pria.

Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan pelaksanaan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis ini, yang akan berlaku serentak mulai 10 Februari 2025. Budi menambahkan bahwa program ini akan dilaksanakan di Puskesmas dan klinik-klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Program ini menargetkan seluruh masyarakat Indonesia yang berjumlah sekitar 280 juta orang, dengan biaya mencapai Rp4,7 triliun. Meskipun tidak semua orang dapat dilayani pada tahun pertama, Budi berharap target 50 hingga 60 juta orang dapat tercapai di tahun pertama.

"Pemeriksaan ini dilakukan pada saat ulang tahun warga. Bagi mereka yang berusia di bawah enam tahun dan di atas enam tahun, pemeriksaan akan dilakukan pada hari ulang tahun mereka, plus satu bulan," ujar Budi.

Untuk anak usia sekolah, pemeriksaan kesehatan akan dilakukan pada saat mereka memulai tahun ajaran baru, dengan tujuan untuk menghindari kepadatan di Puskesmas. Budi menambahkan bahwa pemeriksaan akan dilaksanakan di lebih dari 10.000 Puskesmas dan 15.000 klinik yang telah bekerja sama dengan BPJS.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved