
Solo, 6 Desember 2024 – Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (JoMan), Immanuel Ebenezer alias Noel, menyatakan tidak keberatan jika status Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak lagi menjadi bagian dari PDIP. Hal tersebut disampaikan usai pertemuannya dengan Jokowi di kediaman Presiden, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis (5/12/2024).
Noel menegaskan bahwa urusan partai politik bukanlah domain para relawan. Menurutnya, Jokowi adalah seorang negarawan, bukan politisi semata, sehingga statusnya sebagai kader PDIP tidak terlalu penting.
“Jokowi kan tidak berpartai, Pak Jokowi itu kan negarawan, dia senang dengan semua partai,” ucap Noel, yang saat ini menjabat Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker).
Noel berharap Jokowi tetap menjadi sosok seperti yang dikenal publik—sebagai bapak untuk semua lapisan masyarakat. Menurutnya, Jokowi adalah figur negarawan yang bukan hanya milik partai politik tertentu, tetapi milik bangsa Indonesia.
Noel juga menyatakan bahwa jika Jokowi memutuskan untuk bergabung dengan partai politik manapun, hal itu sepenuhnya merupakan hak konstitusional Jokowi.
“Ya bagus dong, artinya dia punya hak politik untuk bergerak dan mengungkapkan gagasannya. Kalau seandainya gagasannya membuat dia harus masuk partai, ya silakan. Soal dia masuk partai politik atau tidak, itu hak dia. Kita sepakat bahwa bangsa ini tidak melahirkan sosok otoriter,” ujarnya.
Noel memastikan bahwa sikap Relawan Jokowi Mania akan tetap loyal kepada Jokowi, tanpa memandang status partainya. “Kita sebagai pendukung beliau, pasti akan terus mendukung beliau,” ungkap Noel.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyatakan bahwa Jokowi dan keluarganya—termasuk putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, serta menantunya, Bobby Nasution—sudah tidak lagi menjadi bagian dari PDIP.
“Hari ini saya tegaskan kembali bahwa Bapak Jokowi dan keluarga sudah tidak lagi menjadi bagian dari PDI Perjuangan,” tegas Hasto dalam konferensi pers di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2024).
Dengan situasi ini, dukungan para relawan terhadap Jokowi tetap menjadi perhatian, menunjukkan loyalitas mereka kepada sosok Presiden yang dikenal sebagai pemimpin bangsa, bukan hanya milik satu partai politik. (*)
Editor: Elok WA R-ID

