
Jakarta, 8 Desember 2024 – Danramil 1306-02/Biromaru, Lettu AY, dilaporkan menampar Manajer SPBU Tavanjuka, Asriadi, di Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Jumat (6/12) pagi. Peristiwa itu terjadi setelah Lettu AY ditolak mengisi BBM Pertalite karena tidak memiliki barcode di aplikasi yang diwajibkan.
Asriadi mengaku menerima tamparan dari Lettu AY yang pertama kali mengenai wajahnya. Namun, setelah menghindar, tamparan kedua mengenai telinganya. "Dia menampar saya pertama kali, tapi saya menghindar dan menampar lagi di bagian telinga," ujar Asriadi.
Insiden tersebut membuat Asriadi melaporkan Lettu AY ke Denpom XIII/2 Palu. Meskipun sempat ada mediasi oleh pihak Kodim 1306/Donggala Kota Palu, Asriadi menolak untuk berdamai dan tetap melanjutkan laporan tersebut.
Proses penyelidikan sedang berlangsung, dan pihak terkait sudah meminta keterangan dari korban. "Kasus sudah kami terima, korban sudah diambil keterangan," kata Kapten I Wayan Sudana, Danunit Intel Kodim Palu.(*)
Editor: Elok WA R-ID

