Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Kabut Asap Kalsel Kembali Parah, Warga Keluhkan Karhutla Dekati Permukiman dan Lumpuhkan Aktivitas Publik

Repelita.net

22 September 2026 23:42 WIB • 84 view

[VIRAL] Kabut Asap Kalsel Kembali Parah, Warga Keluhkan Karhutla Dekati Permukiman dan Lumpuhkan Aktivitas Publik
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan kembali mendapat perhatian setelah sejumlah wilayah dilaporkan terdampak kabut asap.

Informasi tersebut disampaikan akun Threads @emshihab melalui unggahan pada 22 September 2026 yang memuat perkembangan kondisi di Kalimantan Selatan.

ADVERTISEMENT

Dalam unggahannya, akun tersebut menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi udara serta dampak kebakaran yang dirasakan masyarakat.

"BREAKING NEWS! Update Kondisi KALSEL. 22 September 2026.

Ini bukan lagi menuju gerbang SARANJANA ya gaes! Tapi kabut asap, Tolong kami di sini ya Bapak Penguasa. Segera ganti semua jajaran Keamanan di Kalimantan ini. Mau di biarkan sampai kapan Kebakaran di wilayah kami? Korban sudah banyak, warga jatuh sakit ISPA, kerugian ekonomi karena transportasi darat & udara nyaris lumpuh. Belum lagi problem lainnya BBM langka, kekeringan, krisis air bersih & Pemadaman listrik bergilir. MALU2IN NEGARA!"

Unggahan tersebut juga menyebut sejumlah persoalan yang menurut akun itu muncul bersamaan dengan kondisi kebakaran.

Di antaranya adalah gangguan terhadap transportasi darat dan udara, kelangkaan BBM, kekeringan, kesulitan memperoleh air bersih, hingga pemadaman listrik secara bergilir.

Akun @emshihab kemudian kembali memberikan pembaruan sekitar sembilan jam setelah unggahan sebelumnya.

"Beberapa titik lokasi terbakar lagi, ada yang mendekati pemukiman warga."

Keterangan tersebut menunjukkan bahwa akun tersebut kembali menyoroti munculnya titik kebakaran yang disebut berada di sekitar kawasan permukiman masyarakat.

Unggahan mengenai kondisi tersebut kemudian mendapat respons dari akun Threads @ridwanhr.

"Ya Allah serem bener"

Akun @emshihab membalas komentar tersebut dengan menyebut kondisi pada hari itu dirasakan lebih parah dibandingkan sebelumnya.

"Iya kak, entah kenapa hari ini paling parah di bulan ini. Daerah Kalteng yang lebih serem lagi."

Pernyataan tersebut merupakan pengalaman dan laporan yang disampaikan pengguna media sosial mengenai kondisi yang mereka lihat dan rasakan di lapangan.

Rangkaian unggahan itu turut memperlihatkan kekhawatiran terhadap dampak karhutla terhadap aktivitas masyarakat, kesehatan, transportasi, serta kebutuhan dasar.

Namun, informasi mengenai jumlah titik api, jumlah korban, tingkat pencemaran udara, maupun luas wilayah terdampak dalam unggahan tersebut belum disertai data resmi yang dapat digunakan untuk memastikan keseluruhan klaim tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung