Berita, Viral Sosmed

[VIRAL] Bandingkan Dengan Militer Iran Warganet Sindir Tentara Indonesia Hanya Sibuk Bubarkan Nobar Film Mahasiswa

Repelita.net

14 May 2026 15:22 WIB • 1,319 view

[VIRAL] Bandingkan Dengan Militer Iran Warganet Sindir Tentara Indonesia Hanya Sibuk Bubarkan Nobar Film Mahasiswa
Foto: Istimewa

Repelita Ternate - Aksi sepihak oknum Bintara Pembina Desa yang merangsek masuk dan membubarkan paksa kegiatan nonton bareng film dokumenter investigasi Pesta Babi di dalam area lingkungan akademis Universitas Khairun memicu gelombang sinisme luar biasa dari masyarakat luas di jagat maya.

Tindakan represif aparat militer tanpa dokumen instruksi komando resmi terhadap organisasi mahasiswa pencinta alam pada Selasa malam tersebut dinilai oleh publik sebagai bentuk salah sasaran dalam menjalankan fungsi pembinaan teritorial serta pengamanan pertahanan negara.

ADVERTISEMENT

Kegeraman warganet memuncak karena institusi TNI dirasa lebih mengedepankan tindakan represi terhadap ekspresi akademis mahasiswa di dalam kampus ketimbang fokus pada peningkatan kesiapan menghadapi dinamika geopolitik global yang kian memanas.

Kritik bernada sarkasme yang sangat tajam dilayangkan oleh salah satu pengguna media sosial melalui akun pribadi bernama @namazu_sensei pada tanggal postingan 13 Mei 2026 dengan membandingkan kualitas militer domestik dengan tentara asing.

Melalui sebuah unggahan digital yang seketika viral dan mendapat respons masif dari publik tersebut, sang pemilik akun melayangkan opini menohok tanpa mengubah satu kata pun yang berbunyi “Sementara tentara Iran sedang sibuk berperang melawan Israel, tentara Indonesia sedang sibuk membubarkan orang yang kumpul-kumpul nonton film.”.

Sentimen negatif dari kalangan netizen ini mencerminkan adanya krisis kepercayaan publik terhadap profesionalisme prajurit di lapangan yang terkesan gamang dalam memetakan skala prioritas ancaman pertahanan nasional.

Oleh karena itu, masyarakat mendesak adanya evaluasi menyeluruh dari jajaran petinggi markas besar angkatan darat agar personel di tingkat kelurahan tidak lagi melakukan tindakan pengekangan terhadap hak kebebasan berpikir dan berdiskusi yang dimiliki oleh para mahasiswa.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung