Repelita Jakarta - Sebuah rekaman wawancara yang menampilkan aktivis senior Sri Bintang Pamungkas kembali memicu kegaduhan di platform media sosial X setelah mengungkap dugaan perilaku seksual menyimpang di lingkaran kekuasaan.
Potongan video yang diunggah oleh akun @AnKiiim_ tersebut memperlihatkan kesaksian berani mengenai keberadaan kelompok orientasi seksual tertentu yang telah lama mendiami istana negara.
ADVERTISEMENT
Sri Bintang Pamungkas atau SBP mengklaim bahwa fenomena ini bukanlah hal baru karena indikasi perilaku tersebut sudah terdeteksi sejak masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono hingga era kepemimpinan Joko Widodo.
Dalam narasinya, SBP menyebutkan bahwa dirinya mendapatkan informasi krusial mengenai hal tersebut melalui pesan singkat dari mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazaruddin, saat sosok tersebut berada dalam pelarian.
Saksi sejarah ini menceritakan kembali isi pesan yang ia terima mengenai kerusakan moral di sekitar lingkaran terdahulu dengan menyatakan, “Tahukah kamu Nasarudin, bendahara Demokrat? Nah, di situ Nasaruddin lalu kabur… dia kirim SMS ke teman saya… Nasaruddin bilang saya akan membeberkan berbagai hal… penyimpangan dan kerusakan yang terjadi di sekitar SBY… bahwa SBY telah melakukan perbuatan seks sesama jenis.”
SBP menegaskan bahwa masuknya pengaruh kaum tersebut ke dalam pusat kekuasaan seharusnya menjadi sinyal bagi para pemimpin untuk segera berbenah sebelum datangnya hukuman yang tidak diinginkan bagi bangsa.
Komentar kritis terhadap situasi terkini di istana juga dilayangkan oleh pemilik akun yang mengunggah video tersebut dengan memberikan catatan khusus mengenai keberanian sang aktivis dalam melempar isu sensitif.
Akun @AnKiiim_ menuliskan reaksinya atas pernyataan SBP tersebut dengan mencuitkan: "Ini pak Bintang Sri Pamungkas malah gak kira² gorengnya, lebih parah dari Pak Amien Rais🫣 Bukan cuma teddy yg dibilang gay tapi nyampe ke SBY jg diduga gay 🤣🤣"
Aktivis tersebut mengaitkan fenomena di istana saat ini dengan peristiwa sejarah kaum terdahulu dan memperingatkan agar rezim yang berkuasa tidak mengabaikan norma-norma moral demi menghindari bencana bagi masyarakat luas.
Ia pun menyarankan agar pihak-pihak yang merasa memiliki beban moral tersebut untuk mengambil langkah mundur secara bijak demi menjaga marwah institusi kepresidenan serta stabilitas nasional di masa depan.
Hingga saat ini, pernyataan kontroversial dalam video bertajuk “Kesaksian SBP Tentang Kaum Sodom Masuk Istana” tersebut masih terus mengundang perdebatan panas di kalangan netizen antara yang meyakini maupun yang menganggapnya sebagai serangan politik.
Pihak-pihak yang disebutkan dalam video tersebut belum memberikan tanggapan resmi atas klaim yang dilontarkan oleh Sri Bintang Pamungkas yang kini telah tersebar secara masif di berbagai kanal informasi digital.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Ini pak Bintang Sri Pamungkas malah gak kira² gorengnya, lebih parah dari Pak Amien Rais🫣
— Korban Ceklist Satu ༊ ⋆𐙚 ˚ (@AnKiiim_) May 8, 2026
Bukan cuma teddy yg dibilang gay tapi nyampe ke SBY jg diduga gay 🤣🤣 pic.twitter.com/tCGAm7WUyB