Parlemen Bayangan Indonesia Pasti Dideklarasikan Sebagai Bentuk Perlawanan Terhadap Lembaga Legislatif Resmi
Repelita [Jakarta] - Ketidakpuasan elemen masyarakat sipil terhadap kondisi politik nasional melahirkan gagasan pengawas baru.
ADVERTISEMENT
Setelah munculnya gagasan menteri tandingan, kini giliran kelompok lembaga perwakilan rakyat tandingan yang diresmikan oleh deretan tokoh nonpartai.
Gerakan bernama Parlemen Bayangan Indonesia Pasti dihadirkan sebagai bentuk perlawanan terhadap kinerja DPR, DPD, dan MPR yang dinilai kian menjauh dari kehendak rakyat.
Inisiator gerakan Heru menyatakan bahwa pembentukan presidium tersebut menjadi langkah nyata guna mengembalikan kedaulatan ke tangan warga.
"Langkah ini adalah upaya merebut kembali mandat rakyat. DPR, DPD, dan MPR sudah tidak lagi menjalankan fungsi sebagaimana mestinya. Karena itu, kami membentuk presidium parlemen bayangan sebagai jawaban atas ketidakpastian politik," kata Heru.
Hasil produk hukum serta regulasi yang diterbitkan oleh lembaga legislatif saat ini dianggap lebih memihak pada kepentingan pemilik modal dan partai.
"Produk DPR lebih pro pada partai politik daripada aspirasi rakyat. Maka, kami rakyat Indonesia merasa tidak perlu lagi membutuhkan institusi kelembagaan yang terwakili dalam wadah parlemen," ujarnya.
Kehadiran organisasi tandingan ini diklaim sebagai bentuk respons atas kegagalan wakil rakyat resmi dalam menjalankan amanat undang-undang dasar.
"Parlemen bayangan adalah jawaban dari rakyat terhadap parlemen resmi yang gagal menjalankan amanat konstitusi," serunya.
Konsolidasi gerakan ini bakal melibatkan jejaring luas yang terdiri atas akademisi, alumni kampus, mantan calon legislator, hingga aktivis masyarakat sipil.
Jajaran pengurus presidium akan merumuskan poin teknis perbaikan menyeluruh terhadap peranan lembaga perwakilan rakyat.
Kendati berposisi di luar struktur formal, kelompok ini menyatakan tetap siap membuka jalur komunikasi dengan para pimpinan tinggi negara.
"Kami siap bertemu dengan ketua DPR, ketua MPR, bahkan Presiden Prabowo untuk menyampaikan bahwa parlemen bayangan ini benar-benar mewakili aspirasi rakyat," pungkas Heru.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok