Berita, Nasional

Tere Liye Sebut Mahasiswa Terduga Penerima Uang Pasca Bertemu Wapres Gibran sebagai Generasi Kecil dan Murahan

Repelita.net

24 June 2026 01:18 WIB • 796 view

Tere Liye Sebut Mahasiswa Terduga Penerima Uang Pasca Bertemu Wapres Gibran sebagai Generasi Kecil dan Murahan
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Penulis Tere Liye melontarkan kritik keras terkait isu dugaan penerimaan uang oleh pihak tertentu pasca agenda pertemuan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagaimana terlihat di Akun Fbnya

Penulis ternama ini menyoroti fenomena hilangnya integritas dan nilai kehormatan diri di kalangan generasi muda yang dinilai mudah tergoda imbalan material dalam jumlah relatif kecil.

ADVERTISEMENT

Melalui akun media sosial pribadinya, ia mempertanyakan pola pendidikan keluarga terhadap anak-anak mereka dalam menanamkan prinsip kejujuran dan harga diri sejak dini.

"Kecil2 murahan. Entahlah gimana sih keluarga kalian mendidik? Karena dulu, setahu saya masih banyak orang tua mendidik anaknya soal kehormatan, kejujuran tanpa tawar. Boleh miskin, tapi tdk mencuri, terima suap, apalagi merendahkan prinsip hidup," tulis Tere Liye dalam unggahannya.

Ia mengecam tindakan menjual prinsip hidup hanya demi nominal uang yang tidak seberapa atau sekadar fasilitas perjalanan singkat yang justru menjatuhkan martabat sebagai warga negara.

Tere Liye mengingatkan bahwa harta benda bersifat sementara dan tidak akan dibawa ketika seseorang meninggal dunia, sehingga tidak sebanding dengan harga diri yang dikorbankan.

"Ketahuilah, my dear netizen, hidup di dunia itu sebentar saja. Saat mati, jangankan uang 1-2 juta, bahkan uang 1.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000 dstnya TIDAK secuil pun ikut di bawa mati," tegasnya.

Pernyataan ini mencuat di tengah sorotan publik terhadap peristiwa yang melibatkan anggota BEM Fakultas Hukum UBK terkait dugaan interogasi pasca pertemuan resmi tersebut.

Ungkapan kegelisahan sang penulis ditujukan agar generasi masa kini kembali merenungkan kembali pentingnya memegang teguh nilai moral di tengah godaan transaksional yang kian marak.

Ia berharap para pembaca karyanya serta masyarakat luas tetap menjadi keluarga yang memahami dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip hidup yang kokoh di atas segala bentuk godaan materi. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok



TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung