Berita, Nasional

Said Didu Ingatkan Program Strategis Prabowo Rawan Ditunggangi untuk Pemakzulan.

Repelita.net

08 May 2026 21:34 WIB • 639 view

Said Didu Ingatkan Program Strategis Prabowo Rawan Ditunggangi untuk Pemakzulan.
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Skema kebijakan strategis yang diusung oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendapatkan peringatan keras karena dianggap mempunyai titik lemah yang berpotensi dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk merongrong stabilitas kekuasaan sang kepala negara.

Aktivis senior Said Didu mengungkapkan kekhawatirannya dalam sebuah diskusi publik bertajuk Apakah Gerakan Pemakzulan Prabowo Itu Realistis? yang diselenggarakan di wilayah Menteng, Jakarta, pada hari Kamis, 7 Mei 2026, dengan menyebut bahwa program unggulan tersebut bisa menjadi senjata politik bagi pihak lawan.

ADVERTISEMENT

Terdapat lima pilar kebijakan yang disorot memiliki tingkat kerawanan paling tinggi untuk dipolitisasi, yakni program Makan Bergizi Gratis (MBG), inisiatif Koperasi Merah Putih, pembangunan Sekolah Rakyat, keberlanjutan hilirisasi industri, serta langkah penertiban pada sektor kawasan hutan.

“Nah, program MBG ini kan, saya bilang ada lima program Prabowo yang sangat bahaya ditunggangi untuk menjatuhkan dia,” kata Said Didu saat memaparkan analisisnya mengenai besarnya risiko gangguan politik yang membayangi langkah pemerintah di masa depan.

Besarnya alokasi anggaran serta luasnya cakupan implementasi di seluruh wilayah Indonesia membuat deretan program tersebut sangat rentan terhadap kesalahan teknis yang sekecil apa pun dapat dieksploitasi secara masif untuk menyerang kredibilitas Presiden.

“Kalau dipegang oleh orang yang salah, maka Prabowo jatuh. Dijatuhkan oleh mereka,” ujarnya sembari menegaskan bahwa integritas pelaksana di lapangan menjadi faktor penentu utama agar kebijakan tersebut tidak justru berbalik menjadi bumerang bagi posisi Prabowo.

Sorotan paling tajam diarahkan pada program Makan Bergizi Gratis yang dinilai memiliki kompleksitas operasional luar biasa sehingga sangat sulit untuk benar-benar dipastikan bersih dari segala bentuk kekeliruan atau potensi pelanggaran administratif maupun hukum.

“Pelaksanaan kelima program itu, terutama MBG sangat susah dilindungi agar tidak terjadi pelanggaran,” katanya yang mengisyaratkan bahwa celah-celah kecil dalam program nasional tersebut akan selalu berada di bawah pengamatan ketat pihak-pihak yang berseberangan.

Ada indikasi kuat bahwa kelompok-kelompok tertentu memang sedang menanti momen kegagalan dari realisasi program strategis ini untuk digunakan sebagai pintu masuk utama dalam melakukan serangan politik secara terbuka dan terstruktur demi melengserkan kekuasaan.

Potensi ancaman tersebut diperkirakan tidak hanya muncul dari luar lingkaran pemerintah saja, namun bisa juga melibatkan aktor internal yang diduga masih memiliki keterikatan kuat dengan jaringan oligarki atau kekuatan politik lama yang merasa kepentingannya terganggu.

Masyarakat kemudian dihimbau agar tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai narasi yang sengaja dikembangkan untuk memperkeruh suasana serta memperlemah legitimasi pemerintahan Prabowo Subianto di tengah upaya menjalankan program rakyat.

“Hati-hati dengan gorengan. Karena mungkin kita sedang ditunggangi,” tandasnya sebagai penutup peringatan mengenai bahaya manipulasi informasi yang sedang dirancang oleh pihak yang ingin mengambil keuntungan dari ketidakstabilan politik nasional.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung