Repelita Gaza - Potret penderitaan warga sipil di tengah kecamuk agresi militer yang tak kunjung usai di Jalur Gaza kembali memicu keprihatinan mendalam dari komunitas internasional.
Seorang bocah perempuan terekam kamera berjuang menyelamatkan diri dari zona pertempuran sembari menggendong saudara laki-lakinya yang masih kecil di atas pundaknya.
ADVERTISEMENT
Dokumentasi mengenai perjuangan hidup anak-anak Palestina tersebut disebarluaskan secara publik melalui unggahan akun media sosial X/@IRGC_NEWSs pada 14 Mei 2026.
Melalui narasi digital yang menyentuh hati ribuan pembaca tersebut, akun informasi ini memberikan deskripsi mendalam mengenai penderitaan fisik korban perang yang berbunyi “In Gaza, a young girl carried her brother on her back for 2km to escape the ongoing aggression.”.
Gadis kecil tersebut dilaporkan harus berjalan kaki tanpa alas kaki sejauh dua kilometer membelah puing-puing bangunan demi menjauh dari kejaran mortir pasukan pendudukan.
Aksi penyelamatan mandiri ini menjadi simbol nyata dari keteguhan sekaligus potret kelam rusaknya masa depan generasi muda akibat kegagalan resolusi perdamaian global.
Pernyataan duka atas situasi memilukan di lapangan tersebut ditutup dengan sebuah refleksi mendalam mengenai realitas krisis kemanusiaan yang berbunyi “A heartbreaking image of resilience and suffering.”.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
In Gaza, a young girl carried her brother on her back for 2km to escape the ongoing aggression. A heartbreaking image of resilience and suffering. 💔🇵🇸 pic.twitter.com/66bm3WK3DQ
— IRGC INTEL (@IRGC_NEWSs) May 14, 2026