Berita, Nasional

Manuver Politik Jokowi ke PSI Dinilai Upaya Mengamankan Dinasti dan Menggoyang Dominasi PDIP

Repelita.net

28 June 2026 21:46 WIB • 752 view

Manuver Politik Jokowi ke PSI Dinilai Upaya Mengamankan Dinasti dan Menggoyang Dominasi PDIP
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Langkah Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang kembali aktif bermanuver di kancah politik dinilai sebagai tindakan antisipatif atas kekhawatiran masa depan putra-putranya.

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat, Hari Purwanto, berpendapat bahwa keterlibatan Jokowi bersama PSI merupakan bentuk perlindungan agar posisi anak-anaknya tidak terancam.

ADVERTISEMENT

"Safari Jokowi untuk menjaga keturunannya tetap dalam orbit politik, di mana Gibran hari ini menjadi Wapres dan Kaesang dengan PSI-nya," ujar Hari, Minggu (28/6/2026).

Menurut pengamat tersebut, eksistensi Jokowi masih sangat krusial sebagai tameng bagi keberlangsungan karier politik Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

Dukungan nyata ini dianggap sebagai upaya untuk memastikan stabilitas posisi tawar mereka tetap terjaga di tengah dinamika kekuasaan nasional yang kerap berubah.

Lebih lanjut, manuver agresif Jokowi melalui posisi sebagai Dewan Pembina PSI juga dimaknai sebagai isyarat keras bagi para rival politiknya.

Langkah ini diyakini sebagai bentuk komunikasi politik tingkat tinggi dalam rangka menguji kekuatan serta pengaruh partai terhadap dominasi lawan.

"Dengan posisi Jokowi sebagai pembina PSI, bisa saja itu bagian dari bahasa politik bahwa PSI mampu bersaing dengan PDIP," ungkap Hari.

Pergerakan ini digambarkan layaknya pertarungan kekuatan besar yang sedang berupaya menggoyahkan hegemoni partai banteng moncong putih.

"Atau jelasnya gajah mampu menginjak banteng. Jadi Jokowi ingin mengatakan bahwa PSI mampu mengatasi dan bersaing dengan PDIP," tutupnya tegas. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung