Berita, Peristiwa

Kronologi Kebakaran Rumah Anggota IV BPK Haerul Saleh Hingga Wafat Sempat Teriak Minta Tolong Saat Terjebak Api Lantai Empat

Repelita.net

08 May 2026 17:44 WIB • 981 view

Kronologi Kebakaran Rumah Anggota IV BPK Haerul Saleh Hingga Wafat Sempat Teriak Minta Tolong Saat Terjebak Api Lantai Empat
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Musibah kebakaran yang menghanguskan kediaman milik Anggota IV BPK RI, Haerul Saleh, di kawasan Tanjung Barat berakhir dengan tragedi yang merenggut nyawa pejabat tinggi tersebut pada Jumat pagi.

Kejadian memilukan ini berawal saat gumpalan asap hitam pekat mulai terlihat membumbung tinggi dari bagian lantai empat bangunan yang terletak di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan tersebut.

ADVERTISEMENT

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Asril Rizal, memberikan penjelasan mengenai laporan pertama yang diterima oleh petugas mengenai amukan si jago merah di hunian itu.

"Awalnya berdasarkan informasi dari RT setempat yang melihat asap hitam mengepul dari lantai empat rumah terbakar," ujar Asril Rizal saat dikonfirmasi oleh para awak media pada hari Jumat, 8 Mei 2026.

Warga yang merasa panik melihat kemunculan asap dari bagian atas rumah segera menghubungi unit pemadam kebakaran terdekat guna mengupayakan proses pemadaman secepat mungkin agar api tidak terus menjalar meluas.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa kemunculan percikan api dipicu oleh adanya sisa cairan tiner hasil renovasi rumah yang kemudian menyulut kobaran api menjadi sangat besar di area ruangan kerja lantai atas.

Unit pemadam kebakaran mulai melakukan operasi penyelamatan pada pukul delapan pagi lewat tujuh menit dan berhasil menuntaskan seluruh proses pemadaman secara menyeluruh dalam waktu sekitar tiga puluh sembilan menit lamanya.

Nahas, sosok Haerul Saleh ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia setelah terjebak di tengah kepungan asap dan jasadnya segera dilarikan menuju RSUD Pasar Minggu guna menjalani proses identifikasi medis lebih lanjut.

"Korban sudah diatasi oleh petugas dan dibawa menggunakan ambulance ke RSUD Pasar Minggu untuk penanganan lebih lanjut," kata Asril saat menjelaskan tindakan evakuasi yang dilakukan terhadap jenazah pejabat negara yang wafat tersebut.

Pihak berwenang mengerahkan kekuatan penuh dengan mengirimkan empat puluh delapan personel lapangan serta dua belas armada mobil pemadam kebakaran guna memastikan stabilitas keamanan di sekitar lokasi musibah yang padat penduduk.

Seorang penjaga rumah bernama Arpen mengungkapkan detik-detik yang sangat mencekam ketika dirinya sempat mendengar suara teriakan histeris dari almarhum yang meminta pertolongan saat api mulai menguasai lantai atas bangunan hunian.

"Bapak teriak, teriak kebakaran. Kita naik lagi sama ngasih tahu warga sini langsung telpon damkar," ungkap Arpen saat memberikan keterangan mengenai upayanya bersama warga dalam merespons munculnya kepulan asap yang sangat pekat tersebut.

Saksi mata tersebut menjelaskan bahwa fokus kebakaran berada di ruang kerja pribadi milik korban di mana pada saat musibah berlangsung memang sedang ada aktivitas pengerjaan tertentu yang sedang dilakukan secara bersama-sama.

Pada waktu insiden itu terjadi, Haerul Saleh dikabarkan tengah sibuk melakukan kegiatan profesionalnya bersama salah seorang kolega di dalam ruangan yang secara mendadak berubah menjadi area jebakan api yang sangat mematikan.

"Posisinya memang lagi ada orang. Memang bapak sama rekan bapak lagi ada yang dikerjakan," kata Arpen saat menjelaskan keberadaan almarhum di dalam ruang kerja sesaat sebelum api membesar dan menghanguskan seluruh isi ruangan.

Keberadaan sang majikan yang masih tertahan di dalam ruangan baru disadari oleh saksi mata tersebut setelah dirinya nekat memanjat ke lantai atas guna memastikan kondisi keselamatan penghuni yang berada di dalam bangunan.

"Kita naik ke atas, ternyata bapak masih di dalam," tutur saksi mata tersebut dengan nada penuh duka saat mengenang peristiwa ditemukannya tubuh Haerul Saleh yang tidak sempat melarikan diri dari kepungan asap hitam.

Sampai dengan berita ini ditayangkan, pihak kepolisian serta otoritas terkait masih terus melakukan rangkaian penyelidikan guna memastikan pemicu utama dari kebakaran yang melanda area seluas lima puluh meter persegi tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung