Berita, Timur Tengah

Iran Kembangkan Senjata Plasma Seribu Kali Lebih Dahsyat dari Nuklir

Repelita.net

14 May 2026 20:45 WIB • 888 view

Iran Kembangkan Senjata Plasma Seribu Kali Lebih Dahsyat dari Nuklir
Foto: Istimewa

Repelita Timur Tengah - Republik Islam Iran kembali menjadi pusat perhatian global menyusul laporan pengembangan senjata canggih yang diklaim memiliki daya rusak jauh lebih hebat dibandingkan senjata nuklir.

Pengamat Timur Tengah dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Khalid Al Walid menyampaikan hal tersebut dalam wawancara yang dikutip berbagai kanal media.

ADVERTISEMENT

Menurutnya Teheran tidak hanya memperkuat persenjataan biasa tetapi juga mengembangkan berbagai teknologi pertahanan dan serangan yang selama ini belum diungkap secara terbuka.

Prof Khalid menilai langkah tersebut membuat Amerika Serikat dan Israel semakin berhati-hati dalam merencanakan aksi militer terhadap Iran di tengah ketegangan yang terus memanas.

Situasi di Selat Hormuz dan Teluk Persia tetap tegang meskipun gencatan senjata berlaku di beberapa wilayah konflik Timur Tengah.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengeluarkan ancaman terkait program nuklir Iran.

“Kami akan mendapatkan uranium yang diperkaya Iran pada suatu saat, kapan pun kami mau” kata Trump dalam pernyataan yang dikutip media Amerika.

Republik Islam merespons dengan sikap yang semakin keras dan menolak segala bentuk tekanan dari Barat.

Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyatakan rakyat Iran tidak akan pernah menyerah.

“Orang Republik Islam tidak pernah tunduk pada tekanan” kata Araghchi dalam pernyataan sebelumnya.

Prof Khalid Al Walid menyebut Iran telah membangun kembali kekuatan militernya selama masa gencatan senjata termasuk menguji rudal-rudal baru.

“Jadi dalam waktu ceasefire (gencatan senjata) ini kita mendengar bahwa Iran telah membangun kembali seluruh persenjataan yang mereka miliki dan bahkan telah menguji cobakan beberapa rudal-rudal baru, seperti Rudal Fattah-3, kemudian juga Khorramshahr jenis ke-lima” katanya.

Ia menambahkan Iran memiliki rudal laut tercepat yang hanya dimiliki negara tersebut.

“Itu dapat menghancurkan kapal-kapal perang dan ini baru dimiliki oleh hanya atau hanya dimiliki oleh Iran” ujarnya.

Prof Khalid juga mengungkap keberadaan terowongan bawah laut untuk peluncuran rudal serta kontrol terhadap kabel optik di Selat Hormuz.

“Nah kalau ini diputus maka ini akan menghancurkan seluruh perekonomian Timur Tengah kemudian bagian Asia dan Eropa. Sehingga akan mengganggu seluruh proses komunikasi sistem keuangan dunia ya. Ini yang juga sangat dikhawatirkan” katanya.

Selain itu Republik Islam disebut memiliki sistem pertahanan udara canggih bernama Zoubin yang dikembangkan secara mandiri.

“Iya betul. Jadi Iran punya pertahanan udara selain dari S-400 yang dahulu mereka beli dan juga mendapatkan dari Rusia, mereka mengembangkan sendiri dan sampai sekarang ini teknologi yang digunakan itu masih belum diketahui” tuturnya.

Bagian yang paling mengejutkan adalah dugaan pengembangan senjata plasma sebagai senjata pamungkas.

“Senjata plasma ini adalah senjata yang beberapa analis menyebutkan bahwa ini efek yang ditimbulkannya itu lebih menghancurkan dari senjata nuklir, walaupun tidak memiliki radiasi seperti yang terjadi pada senjata nuklir” katanya.

Prof Khalid menambahkan daya hancur teknologi tersebut diklaim jauh lebih besar.

“Daya hancur ini ada sebagian mengatakan bahwa ini bisa seribu kali lipat dari nuklir.”

Ia menyebut senjata ini disiapkan untuk menghadapi situasi paling sulit.

“Dan ini kabarnya dikembangkan oleh Iran dan dipersiapkan sekiranya dalam keadaan yang paling sulit dan paling rawan, ya mungkin rudal ini akan digunakan” kata Prof Khalid.

Pernyataan tersebut semakin mempertajam kekhawatiran internasional terhadap arah konflik di Timur Tengah yang berpotensi memicu krisis ekonomi dan keamanan global.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung