Berita, Nasional

[GERAM] Gibran Dicecar di MK, Dede Budhyarto ke Prabowo Cs: Pakai Orang, Terus Dilepas Sendirian

Repelita.net

27 September 2026 22:51 WIB • 126 view

[GERAM] Gibran Dicecar di MK, Dede Budhyarto ke Prabowo Cs: Pakai Orang, Terus Dilepas Sendirian
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pegiat media sosial Dede Budhyarto melontarkan kritik pedas menyoroti sikap para pendukung Presiden Prabowo Subianto.

Kritik tersebut disampaikan di tengah proses gugatan hukum yang mempersoalkan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

ADVERTISEMENT

Gugatan terkait keabsahan dokumen pendidikan tersebut saat ini sedang bergulir di lembaga Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.

Dede menyoroti kelompok pendukung yang terkesan bungkam dan tidak banyak bersuara ketika wakil presiden menghadapi ujian hukum.

Padahal, dukungan masif diberikan kepada tokoh muda tersebut ketika maju mendampingi Prabowo dalam kontestasi Pemilu 2024 lalu.

Dulu Gibran dibutuhin habis-habisan biar koalisi nggak pecah & menang telak.

Sekarang pas Wapresnya digugat ijazah dua tahun kemudian, semua diam seribu bahasa.

Enak banget posisi: pakai orang, terus dilepas sendirian, ucap Dede pada hari Minggu tanggal 27 September tahun 2026.

Menurut mantan komisaris perusahaan pelat merah itu, dinamika perpolitikan nasional seharusnya tidak membuat kelompok pendukung melupakan sejarah.

Ia mempertanyakan alasan mengapa sasaran gugatan hukum tersebut hanya ditujukan secara spesifik kepada posisi wakil presiden saja.

Politik dinamis? Iya. Tapi dinamis bukan berarti boleh pura-pura lupa siapa yg bikin lo menang.

Pasangan dipilih satu paket, kok cuma Gibran yg disasar?

Itu bukan penegakan hukum, itu operasi target, ujar mantan pejabat PT Pelni tersebut menegaskan pandangannya.

Dia menilai bahwa persoalan hukum yang sedang mendera figur wakil presiden tidak boleh dianggap sebagai masalah pribadi semata.

Sikap politik para pendukung terhadap perkara ini memunculkan keraguan publik terkait konsistensi koalisi pendukung pemerintah.

Jangan lempar dalih “masalah pribadi” ke publik. Yg bikin retak sendiri karena selektif bela.

Kalau nggak kuat, jangan ngaku pendukung paket, pungkas pegiat media sosial tersebut dalam pernyataan resminya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung