Berita, Nasional

Destry Damayanti Disebut Calon Kuat Gubernur BI Gantikan Perry Warjiyo

Repelita.net

08 August 2026 16:18 WIB • 832 view

Destry Damayanti Disebut Calon Kuat Gubernur BI Gantikan Perry Warjiyo
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Dinamika pucuk pimpinan Bank Indonesia menyita perhatian publik setelah mundurnya Perry Warjiyo dari posisi Gubernur BI pada 25 Juli 2026.

Tugas pimpinan tertinggi bank sentral kini dipegang oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang bertindak sebagai pejabat sementara.

ADVERTISEMENT

Sosok yang menjabat Deputi Gubernur Senior sejak 2019 ini dikabarkan menjadi kandidat utama untuk mengisi posisi definitif.

Proses uji kelayakan dan kepatutan di DPR dijadwalkan bakal bergulir usai masa reses parlemen berakhir pada 14 Agustus 2026.

Keputusan penetapan Gubernur BI memegang peranan krusial bagi perekonomian nasional mengingat posisinya yang menentukan arah kebijakan suku bunga hingga stabilitas sistem pembayaran.

Bank Indonesia sendiri menetapkan acuan BI-Rate berada pada angka 5,75 persen sepanjang periode Juli 2026 guna mengendalikan pergerakan inflasi.

Kebijakan tingkat suku bunga tersebut secara tidak langsung memengaruhi beban pinjaman masyarakat mulai dari kredit perumahan hingga modal usaha.

Tekanan terhadap mata uang nasional sempat terjadi tatkala nilai tukar rupiah berada di posisi Rp18.190 per dolar Amerika Serikat pada 8 Juni 2026.

Gejolak nilai tukar tersebut berdampak mendasar pada kenaikan biaya impor komoditas utama dan bahan baku industri di pasar domestik.

Destry menegaskan komitmen bank sentral untuk memanfaatkan seluruh instrumen moneter secara terukur demi meredam gejolak ekonomi global.

Dalam forum resmi BI pada 4 Agustus 2026, ia menekankan pentingnya kredibilitas lembaga serta perumusan kebijakan yang dilandasi fakta teruji.

"BI berkomitmen memperkuat riset yang relevan untuk mendukung perumusan kebijakan di tengah perubahan ekonomi dan keuangan global," tegas Destry.

Independensi bank sentral menjadi sorotan kalangan pelaku usaha di tengah tuntutan memacu pertumbuhan ekonomi nasional secara masif.

Keberhasilan kepemimpinan baru nantinya bakal diukur dari kemampuannya menjaga kestabilan harga pasar dan daya beli masyarakat luas.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung