Repelita [Jakarta] - Aksi kontroversial terjadi di ruang sidang Parlemen Eropa ketika anggota parlemen (MEP) asal Spanyol, Irene Montero, melontarkan sindiran keras kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Dalam sebuah sesi debat di Brussels, Montero secara sarkastis menyanyikan lagu ulang tahun untuk Donald Trump dengan mengganti liriknya menjadi "Happy Birthday, Mr. Genocide" atau "Selamat Ulang Tahun, Tuan Genosida".
ADVERTISEMENT
Momen tersebut terekam dalam sebuah unggahan video yang memicu perdebatan luas di dunia maya dan kalangan politik internasional.
https://www.youtube.com/shorts/2tH4gjNctVI
Tindakan tersebut dilakukan Montero sebagai bentuk kecaman terhadap kebijakan luar negeri Amerika Serikat serta sikap Uni Eropa terkait konflik di Timur Tengah.
Politisi dari Partai Podemos ini mengkritik perayaan ulang tahun ke-80 Trump yang ia anggap terlalu mewah di tengah situasi kritis yang menelan banyak korban jiwa.
Dalam orasinya, Montero mempertanyakan apa yang sebenarnya dirayakan oleh Eropa ketika agresi ilegal masih terus berlangsung di kawasan tersebut.
Iran sedang merayakan kemenangannya. Dan Donald Trump, karena dia tidak bisa merayakan kemenangan, dia merayakan ulang tahunnya yang ke-80 dengan membangun Kekaisaran Romawinya sendiri, menyuruh para gladiatornya untuk saling menghancurkan wajah satu sama lain, ungkap Montero di podium.
Di penghujung pidatonya, ia melontarkan lirik sindiran tersebut di depan mikrofon untuk menekankan kemarahannya atas ketidakadilan global yang terjadi.
Aksi ini pun langsung menjadi sorotan media massa dunia serta menuai reaksi beragam dari berbagai pihak mengenai batas-batas diplomasi di parlemen. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok