Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Luluk Hamidah ke Kapolri: Usut Tuntas Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Ini Ujian Kredibilitas Anda

 

Repelita Jakarta - Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus memicu kemarahan publik dan sorotan tajam dari anggota DPR RI Luluk Hamidah yang secara tegas menuntut Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Luluk Hamidah menyampaikan keprihatinannya melalui unggahan di platform media sosial X pada Sabtu 14 Maret 2026 dengan menggambarkan betapa ngilu mendengar teriakan kesakitan Andrie saat disiram air keras oleh pelaku.

Ia menyebut pelaku penyerangan sebagai "bajing*n pengecut" yang telah melakukan tindakan biadab terhadap seorang aktivis yang selama ini memperjuangkan hak asasi manusia.

Unggahan ini kemudian viral dan memancing reaksi luas dari masyarakat yang menyoroti keamanan para aktivis di negeri ini pasca serangan brutal tersebut.

Lebih jauh Luluk Hamidah membandingkan aksi teror kekerasan ini dengan praktik pembungkaman yang identik dengan era Orde Baru yang penuh dengan pelanggaran HAM.

Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap individu yang bersuara kritis seharusnya tidak terjadi lagi di era demokrasi saat ini yang sudah maju.

"Upaya pembungkaman dengan teror semacam ini hanya bisa kita bayangkan terjadi di era Orde Baru. Ternyata tidak!" jelasnya dalam unggahan yang menjadi perhatian publik.

Pernyataan ini memicu diskusi publik mengenai kondisi kebebasan berekspresi dan perlindungan terhadap para aktivis yang kerap mengkritisi berbagai persoalan publik.

Luluk secara langsung menandai akun Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam unggahannya mendesak agar aparat kepolisian segera mengungkap pelaku di balik aksi brutal tersebut.

"Kapolri @ListyoSigitP tlg usut tuntas. It’s your credibility, sir!" katanya menyerukan tindakan tegas.

Seruan ini menegaskan bahwa penanganan kasus ini menjadi sorotan publik sekaligus ujian bagi aparat penegak hukum dalam menjamin keamanan warga negara.

Kasus penyiraman air keras dikenal sebagai bentuk kekerasan serius yang dapat menyebabkan luka permanen dan trauma berkepanjangan bagi korban.

Oleh karena itu reaksi keras dari masyarakat di media sosial tidak terhindarkan dengan banyak warganet menuntut agar pelaku dan motif segera diungkap.

Sebagian dari mereka bahkan mengingatkan bahwa serangan terhadap aktivis dapat menimbulkan efek ketakutan di kalangan masyarakat yang ingin menyuarakan pendapat.

Jika tidak ditangani secara serius peristiwa ini dikhawatirkan akan mencederai iklim demokrasi di Indonesia yang telah dibangun dengan susah payah.

Hingga kini fokus publik masih tertuju pada bagaimana aparat penegak hukum menangani kasus yang menimpa Andrie Yunus dengan profesional.

Desakan dari tokoh politik seperti Luluk Hamidah menunjukkan bahwa kasus ini bukan sekadar persoalan kriminal melainkan juga menyangkut perlindungan kebebasan sipil.

Banyak pihak berharap kepolisian bergerak cepat transparan dan profesional dalam mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian tersebut.

Penegakan hukum yang tegas dianggap penting agar kasus serupa tidak terulang dan masyarakat merasa aman dalam menyuarakan pendapatnya.

Andrie Yunus sendiri saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dengan luka bakar sekitar 24 persen di sekujur tubuhnya.

Rekan-rekan aktivis terus memberikan dukungan moral dan doa untuk kesembuhan Andrie yang merupakan salah satu pejuang HAM paling gigih.

Keluarga besar KontraS mendesak pemerintah untuk memberikan perlindungan maksimal kepada para aktivis HAM yang selama ini bekerja untuk keadilan.

Publik menanti langkah nyata kepolisian dalam mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku serta aktor intelektual di baliknya.

Dengan tekanan dari berbagai pihak diharapkan kasus ini dapat segera terungkap dan pelaku dapat diadili sesuai hukum yang berlaku.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved