Breaking Posts

-->
6/trending/recent

Hot Widget

-->
Type Here to Get Search Results !

Kementerian Kesehatan Israel Rilis Data Terkini Korban Perang Lawan Iran: 2.338 Warga Israel Masuk RS, 95 Masih Dirawat

Gabungan visual bencana dan konflik

Repelita Jakarta - Konflik bersenjata antara Iran melawan koalisi Amerika Serikat serta Israel telah memasuki hari ke-11 dan terus menelan korban jiwa di kedua belah pihak.

Kementerian Kesehatan Israel melaporkan bahwa sejak pecahnya perang pada 28 Februari 2026 sebanyak dua ribu tiga ratus tiga puluh sembilan warga Israel telah dirawat di rumah sakit.

Sembilan puluh lima orang di antaranya masih menjalani perawatan intensif hingga saat ini.

Dalam kurun waktu dua puluh empat jam terakhir sebanyak seratus sembilan puluh satu warga Israel dilarikan ke rumah sakit dengan empat di antaranya mengalami luka berat.

Data tersebut selaras dengan laporan sebelumnya yang menunjukkan peningkatan korban secara konsisten dari hari ke hari.

Menurut informasi yang dikutip dari Al Jazeera setidaknya tiga belas warga Israel tewas dan seribu sembilan ratus dua puluh sembilan lainnya mengalami luka-luka akibat serangan Iran selama lebih dari seminggu.

Juru bicara militer Israel Effie Defrin mengonfirmasi satu korban tewas dalam serangan rudal pada Senin 9 Maret 2026.

Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers pada hari yang sama.

Dengan penambahan tersebut total korban jiwa warga sipil Israel akibat serangan dari Teheran mencapai dua belas orang.

Dua prajurit Israel juga gugur dalam bentrokan dengan kelompok militan Hizbullah di wilayah Lebanon.

Kementerian Kesehatan Israel mencatat bahwa dua ribu dua ratus tiga puluh delapan orang telah dievakuasi ke fasilitas medis sejak dimulainya operasi AS-Israel terhadap Iran.

Sembilan puluh satu di antaranya masih dirawat hingga kini.

Data dari media Israel menyebutkan sekitar seratus dua belas orang masih menjalani perawatan rumah sakit termasuk sembilan dalam kondisi kritis.

Deretan korban yang terus bertambah memunculkan pertanyaan serius mengenai keefektifan sistem pertahanan udara Israel termasuk Iron Dome yang selama ini dianggap sangat andal.

Para analis militer menilai kegagalan mencegat sebagian rudal Iran menandakan bahwa sistem pertahanan tersebut mulai menunjukkan kelemahan signifikan.

Analisis dari World Israel News menyebutkan bahwa meskipun tingkat pencegatan mencapai delapan puluh tujuh koma lima persen sekitar dua belas koma lima persen rudal berhasil menembus dan mengenai target strategis serta kawasan berpenduduk padat.

Salah satu insiden di Beit Shemesh melibatkan rudal Iran yang menghantam sebuah sinagoge sehingga menewaskan sembilan orang dan melukai hampir tiga puluh lainnya.

Ini adalah rentetan rudal paling mematikan yang pernah dialami Israel dari Iran demikian catatan analisis tersebut.

Militer Israel melaporkan bahwa mereka menghadapi setidaknya empat gelombang serangan rudal dalam rentang waktu lima jam.

Sistem peringatan diberlakukan di sebagian besar wilayah utara selatan dan tengah Israel termasuk Tel Aviv Haifa serta Beersheba.

Komando Pertahanan Dalam Negeri sempat memerintahkan warga untuk berlindung di tempat aman sebelum akhirnya izin untuk keluar diberikan kembali.

Angkatan udara Israel melanjutkan serangan pada Senin 10 Maret 2026 dengan menyasar berbagai lokasi di Teheran Isfahan dan wilayah selatan Iran.

Operasi tersebut difokuskan pada infrastruktur militer milik Teheran.

Sejak 28 Februari jet tempur Israel telah menyerang enam bandara militer di Iran.

Serangan itu menargetkan armada pesawat transportasi Pasukan Quds yang mendukung jaringan logistik militer Iran.

Militer Israel mengklaim telah menghancurkan enam belas pesawat kargo di berbagai pangkalan udara.

Effie Defrin menyatakan pesawat-pesawat tersebut digunakan untuk mengirim senjata serta dana kepada sekutu Iran di kawasan.

Serangan udara Israel juga berlanjut di Beirut dengan menargetkan tiga puluh lima gedung tinggi yang dimanfaatkan oleh Hizbullah.

Lebih dari tujuh ratus lokasi milik Hizbullah di Lebanon telah menjadi sasaran serangan.

Di luar wilayah Israel dampak konflik meluas secara signifikan.

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa korban tewas akibat serangan Israel telah mencapai setidaknya tiga ratus sembilan puluh empat orang.

Termasuk delapan puluh tiga anak-anak di antara korban jiwa tersebut.

Seribu seratus tiga puluh orang lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Di Iran serangan balasan dari AS dan Israel menyebabkan kehancuran besar-besaran.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran Hossein Kermanpour menyatakan bahwa lebih dari seribu dua ratus orang tewas sejak 28 Februari.

Angka tersebut mencakup dua ratus anak-anak dan dua ratus wanita.

Data terpisah menyebutkan jumlah korban sipil Iran yang tewas telah melampaui seribu tiga ratus tiga puluh jiwa termasuk sekitar tiga ratus anak-anak.

Ribuan rumah serta fasilitas umum di Iran hancur akibat bombardir intensif.

Di Kota Minab Iran selatan serangan rudal menghantam sebuah sekolah dasar sehingga menewaskan seratus tujuh puluh lima siswi serta staf sekolah.

Di sisi militer sumber Iran mengonfirmasi tewasnya seratus empat personel angkatan laut setelah sebuah kapal perang tenggelam di lepas pantai Sri Lanka akibat serangan kapal selam Amerika.

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menyatakan bahwa Israel akan mengalahkan Hizbullah dengan satu atau lain cara dan tidak ada penduduk Israel utara yang harus terus mengungsi.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa operasi militer AS-Israel terhadap Iran akan segera berakhir meskipun tanpa menyebut jadwal pasti.

Ketika ditanya apakah konflik dapat usai minggu ini Trump menjawab tidak namun menegaskan bahwa hal itu akan terjadi sangat segera.

Trump menyampaikan bahwa tujuan Amerika Serikat sebagian besar telah tercapai meskipun peringatan sebelumnya dari Menteri Pertahanan AS menyatakan bahwa pertempuran baru saja dimulai.

Juru bicara militer Israel Effie Defrin menyatakan bahwa siapa pun yang menimbulkan ancaman akan menjadi sasaran serangan termasuk kemungkinan terhadap Pemimpin Tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei yang pengangkatannya diumumkan pada Minggu 8 Maret 2026.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

-->

Below Post Ad

-->

Ads Bottom

-->
Copyright © 2023 - Repelita.net | All Right Reserved