:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Wali-Kota-Siska-Karina-Imran-Cuti-Umrah-Sempatkan-Bantu-30-Jamaah-Asal-Kendari-Terlantar-di-Madinah.jpg)
Repelita Kendari - Puluhan jamaah umrah asal Kendari menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah diduga ditinggalkan begitu saja oleh pihak Travelina Indonesia.
Tercatat sebanyak 30 jemaah terdampar di Madinah tanpa mendapatkan fasilitas penginapan maupun konsumsi sama sekali setelah tiba di Arab Saudi.
Selain itu masih ada 34 jemaah lainnya yang tertahan di Jakarta karena tidak ada kejelasan jadwal pemberangkatan selanjutnya.
Situasi tersebut membuat banyak netizen ramai mencari informasi mengenai pemilik travel yang sedang menjadi sorotan.
Terungkap pemilik Travelina Indonesia justru sedang melangsungkan prosesi pernikahan di Desa Sandey Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan dengan mahar yang sangat mewah.
Sementara jamaah yang menjadi tanggung jawabnya malah tidak mendapatkan hotel dan makanan setelah mendarat di Madinah.
Pihak travel termasuk tour leader yang seharusnya mendampingi tidak dapat dihubungi sama sekali sehingga membuat jemaah panik dan kebingungan di sana.
Beruntung Wali Kota Kendari Siska Karina Imran yang saat itu sedang berada di Arab Saudi langsung turun tangan membantu.
Beliau segera menyediakan tempat penginapan sementara serta kebutuhan konsumsi bagi para jemaah yang terlantar tersebut.
Diduga pihak travel belum melunasi pembayaran hotel dan katering sehingga sebagian besar jemaah akhirnya terpaksa menggunakan dana pribadi untuk pulang kembali ke Kendari.*
Editor: 91224 R-ID Elok

