
Repelita Jakarta - Perang di media sosial antara netizen Korea Selatan dengan warga Asia Tenggara termasuk Indonesia semakin memanas setelah muncul dugaan tindakan rasisme dari sebagian Knetz.
Kontroversi mencuat ketika akun X @umparum3 yang diduga milik Knetz mengunggah foto seekor simpanse sedang berteriak dengan caption Wanita Asia Tenggara yang sedang marah.
Cuitan tersebut langsung memicu kemarahan netizen global dari berbagai negara seperti Turki Jepang China Brasil hingga India yang mengecam keras konten bernada rasis itu.
Dinamika ini membuat seorang konten kreator asal Korea Selatan bernama Kang Minjae merasa terbebani karena warga negaranya turut dikritik akibat ulah oknum tertentu.
Kang Minjae kemudian mengirim pesan langsung melalui Instagram kepada Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung pada Minggu 15 Februari 2026 untuk melaporkan dugaan rasisme masif tersebut.
Pak Presiden terdapat sejumlah oknum warga Korea yang melakukan dugaan rasisme terhadap masyarakat Indonesia secara masif di media sosial. Oleh karena perbuatan oknum tersebut kami warga Korea yang tidak melakukan perbuatan yang sama turut dikritik oleh masyarakat Indonesia tulis Kang Minjae dalam bahasa Korea.
Tolong bicara atas nama kami warga Korea Selatan yang tak bersalah. Terima kasih imbuhnya.
Sayangnya langkah Kang Minjae yang akrab disapa Daggy tidak menuai banyak dukungan positif dari kedua belah pihak.
Baik netizen Indonesia maupun Knetz sama-sama menilai kecil kemungkinan Presiden Lee Jae Myung akan merespons pesan tersebut secara langsung.
Hingga kini belum ada konfirmasi dari Kang Minjae bahwa pesan langsungnya mendapat balasan dari istana kepresidenan Korea Selatan.
Perdebatan ini terus berlanjut di lini masa X dan menjadi salah satu topik hangat yang memperlihatkan ketegangan antarnetizen lintas negara.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

