
Repelita Jakarta - Prof Ir Taufan Marhaendrajana MSc PhD secara resmi mengundurkan diri dari posisi Deputi Eksploitasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas pada Rabu 18 Februari 2026.
Keputusan ini mengakhiri masa jabatan singkatnya yang dimulai sejak dilantik oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pada 26 Februari 2025.
Selama menjabat Taufan memfokuskan diri pada upaya peningkatan produksi minyak dan gas nasional yang masih berada di bawah target nasional.
Ia aktif mendorong berbagai inisiatif strategis termasuk optimalisasi sumur masyarakat serta proyek peningkatan produksi di lapangan bersama kontraktor kontrak kerja sama.
Taufan mengonfirmasi proses pengunduran dirinya sedang berjalan dengan menyatakan Walaikumsalam wrwb Insya Allah benar infonya Sedang diproses per kapan saat dikonfirmasi Ruangenergi.com.
Sebelum bergabung dengan SKK Migas Taufan dikenal sebagai akademisi dan peneliti energi di Institut Teknologi Bandung di mana ia menjabat sebagai guru besar Teknik Reservoir Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan.
Riwayat pendidikannya mencakup gelar sarjana dari ITB tahun 1991 serta gelar master dan doktor Petroleum Engineering dari Texas A&M University pada 1995 dan 2000.
Di lingkungan kampus ia pernah memimpin program studi Teknik Perminyakan pascasarjana ITB selama periode 2014 hingga 2017.
Taufan memiliki puluhan publikasi ilmiah serta sejumlah hak kekayaan intelektual di bidang energi dengan keahlian khusus pada simulasi reservoir enhanced oil recovery serta karakterisasi reservoir.
Ia juga pernah menjabat sebagai Head of Science Techno Park ITB serta memegang berbagai posisi kepemimpinan akademik lainnya.
Keputusan mundur ini menegaskan peran Taufan sebagai ilmuwan yang sempat dipanggil ke ranah kebijakan energi nasional namun kini kembali ke dunia pendidikan dan penelitian.
Langkah tersebut dipandang sebagai sinyal bahwa kontribusi bagi sektor energi dapat dilakukan secara efektif dari ruang kelas dan laboratorium sama seperti dari posisi regulator.
Mundurnya Taufan membuka lowongan jabatan Deputi Eksploitasi SKK Migas sekaligus menutup babak singkat seorang profesor yang berada di pusat pengambilan keputusan hulu migas.
Kini tanggung jawab peningkatan produksi migas nasional menanti penerus sementara Taufan kembali mendidik generasi insinyur energi masa depan di kampus.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

