:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Habib-Rizieq-Kasih-Sederet-Pesan-untuk-Prabowo-Gibran-Sebelum-Dilantik.jpg)
Repelita Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang puluhan tokoh dan pemimpin organisasi Islam ke Istana Negara pada Selasa 3 Februari 2026 untuk menggelar diskusi mendalam tentang berbagai persoalan strategis.
Pertemuan itu melibatkan sekitar 40 hingga 50 perwakilan dari organisasi besar keagamaan Islam di Indonesia.
Organisasi yang diundang mencakup Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persatuan Islam, Syarikat Islam, serta Majelis Ulama Indonesia bersama tokoh-tokoh pondok pesantren terkemuka dari Jawa Timur dan wilayah lain.
Agenda pembahasan mencakup kondisi dalam negeri serta isu-isu internasional yang sedang berkembang.
Salah satu materi utama yang diangkat adalah partisipasi Indonesia dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian di forum global.
Teddy Indra Wijaya selaku Sekretaris Kabinet menyatakan bahwa dialog juga menyinggung isu faktual terkini di tanah air serta pencapaian serta program unggulan pemerintahan.
Acara yang dimulai pukul 12.30 WIB dihadiri oleh sejumlah figur penting seperti Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan Wakil Ketua Umum MUI Cholil Nafis.
Pengusaha terkenal Jusuf Hamka atau Babah Alun turut hadir bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar yang juga menjabat Imam Besar Masjid Istiqlal.
Dari lingkungan Nahdlatul Ulama tampak Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa selaku Ketua PP Muslimat NU, serta Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang merangkap Sekjen PBNU.
Ketua PP Fatayat NU Arifatul Choiri Fauzi yang juga Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ikut serta dalam pertemuan tersebut.
Pimpinan Muhammadiyah diwakili Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir serta Sekjen Muhammadiyah Abdul Mu'ti yang menjabat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar juga tercatat dalam daftar kehadiran.
Tokoh lain yang hadir meliputi Ketua Umum ICMI sekaligus Kepala BRIN Arif Satria serta Ketua Umum AQL Bachtiar Natsir.
Namun dalam daftar peserta yang tersedia tidak terlihat nama Habib Rizieq Shihab sebagai perwakilan dari Front Persaudaraan Islam.
Editor: 91224 R-ID Elok

