Repelita Washington - Senator Amerika Serikat Lindsey Graham secara terbuka mengejek Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dengan menyebutnya sebagai pria gemuk bermata satu dalam sebuah unggahan di media sosial .
Ejekan itu dilontarkan sebagai respons atas ancaman Khamenei yang mengatakan akan menenggelamkan kapal induk AS yang kini berjaga di dekat perairan Iran .
Kapal induk USS Abraham Lincoln sudah siaga di dekat Iran dan tinggal menunggu perintah Presiden Donald Trump untuk menyerang negara Islam tersebut .
Melalui unggahan di X pada Selasa 18 Februari 2026 Khamenei memperingatkan kapal-kapal perang AS yang dikirim ke dekat Iran dengan nada mengancam .
Khamenei menulis Presiden Trump terus-menerus mengatakan bahwa AS telah mengirim kapal perang ke arah Iran dan tentu saja kapal perang adalah peralatan militer yang berbahaya .
Namun menurutnya ada yang lebih berbahaya daripada kapal perang yakni senjata yang dapat menenggelamkan kapal perang itu ke dasar laut .
Senator Graham yang dikenal sebagai sekutu dekat Trump langsung meledek ancaman Khamenei tersebut dengan nada sarkastik di media sosial .
Ia menyebut omongan berani untuk pria gemuk bermata satu merujuk pada sebuah kalimat dari film Barat tahun 1969 berjudul True Grit .
Ia juga seakan meledek dengan kalimat "Sampai jumpa di bioskop" dan menambahkan "Oh, saya lupa, Anda tidak punya bioskop," lanjut Graham seperti dikutip dari Russia Today Jumat 20 Februari 2026 .
Graham telah meningkatkan retorikanya terhadap Iran dalam beberapa hari terakhir dengan menyamakan Khamenei dengan diktator Nazi Adolf Hitler pada Konferensi Keamanan Munich pekan lalu .
Dia juga menyerukan perubahan rezim di Iran serta serangan terhadap infrastruktur negaranya jika negosiasi nuklir gagal mencapai kesepakatan .
Sementara itu Pentagon telah memberi tahu Trump bahwa mereka siap menyerang Iran pada Sabtu besok dan telah memberinya pengarahan tentang opsi serangan .
Opsi tersebut mencakup kampanye udara yang berpotensi berlangsung selama berminggu-minggu dengan maksud membunuh puluhan pemimpin politik dan militer Iran .
Tujuan akhir dari serangan tersebut adalah menggulingkan pemerintah Iran yang selama ini menjadi musuh bebuyutan Amerika Serikat .
Namun Trump belum membuat keputusan akhir terkait waktu dan skala serangan terhadap fasilitas nuklir Iran .
AS telah menumpuk kekuatan militer di Timur Tengah dengan kelompok yang bertugas menyerang dan kapal induk USS Abraham Lincoln sudah berada di wilayah tersebut .
Menurut informasi terbaru USS Gerald R. Ford serta sejumlah jet tempur tambahan sedang dalam perjalanan menuju kawasan Timur Tengah .(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

