
Repelita Deli Serdang - Video Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan yang sedang marah besar kepada bawahannya viral di media sosial pada Sabtu 24 Januari 2026.
Insiden tersebut terjadi saat Bupati yang akrab disapa Dokter Aci melakukan kunjungan kerja ke Pasar Bakaran Batu Lubuk Pakam.
Pasar tersebut merupakan satu-satunya pusat perbelanjaan di Kecamatan Lubuk Pakam pasca penutupan Pasar Delimas sebelumnya.
Dalam video yang beredar luas, Bupati Aci terlihat sangat geram menghadapi seorang pejabat dari Dinas Perhubungan.
Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Hendra Syahputra Siregar didapati memberikan kartu tanda pengenal kepada petugas parkir tanpa sepengetahuan Bupati.
“Ini kok bisa dapat dari mana ini?” kata Aci dengan nada tinggi sambil memperlihatkan kartu pengenal yang dimaksud.
Ia kemudian menanyakan langsung kepada Hendra mengenai prosedur dan dasar hukum pemberian kartu tersebut di lokasi.
Namun Bupati Aci tidak mau mendengar penjelasan yang diberikan oleh bawahannya tersebut dengan sabar.
Dengan suara yang keras, Bupati langsung membentak Hendra di depan para pejabat lain dan masyarakat yang hadir.
Bupati bahkan menyebut bawahannya tersebut dengan sebutan “Setan” dalam luapan emosinya yang meledak-ledak.
Dalam kemarahan yang tak terbendung, Bupati Aci langsung merobek kartu pengenal petugas parkir di lokasi kejadian.
Kadis Perindustrian dan Perdagangan Deli Serdang Hesron Girsang memberikan penjelasan terkait latar belakang kemarahan Bupati.
Kemarahan Bupati muncul setelah menerima pengaduan langsung dari para pedagang di pasar tersebut.
Para pedagang mengeluhkan kondisi pasar yang masih sepi karena pengunjung diharuskan membayar biaya parkir.
“Ada pedagang yang bilang pasar masih sepi karena masyarakat dikenai parkir. Bapak bilang nanti dicek siapa yang membuat aturan itu,” ujar Hesron.
Hesron menambahkan bahwa Bupati Aci menekankan pentingnya pengaturan parkir yang dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi.
Bupati menginstruksikan agar petugas parkir seharusnya berasal dari Badan Hukum Lokal dan bukan langsung merekrut warga biasa.
Pasar Bakaran Batu sendiri baru dioperasikan selama tiga hari pasca relokasi pedagang dari Pasar Delimas yang lama.
Komunikasi dan koordinasi antar pejabat dianggap masih perlu ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

