
Repelita Bandung - Pemerhati politik dan kebangsaan M Rizal Fadillah menyoroti sikap Presiden Prabowo Subianto yang memilih untuk tidak bersuara terkait kontroversi ijazah mantan Presiden Joko Widodo.
M Rizal Fadillah menilai sikap bungkam presiden tersebut terjadi di tengah kegemparan publik yang mencari kepastian status dokumen akademik mantan presiden.
Ia menyatakan bahwa pernyataan presiden sebelumnya yang mengkhawatirkan ijazahnya sendiri akan dipertanyakan justru mengalihkan perhatian dari substansi masalah yang mendasar.
Menurut M Rizal Fadillah, isu sederhana mengenai sebuah dokumen akademik telah berkembang menjadi perdebatan nasional yang berlarut tanpa kejelasan selama beberapa tahun.
Dia mengungkapkan bahwa dokumen ijazah tersebut hanya pernah diperlihatkan secara terbatas dalam proses hukum dengan pengamanan ketat dan tanpa memungkinkan verifikasi independen.
Proses hukum oleh Polda Metro Jaya, menurut pengamatannya, belum melibatkan uji forensik menyeluruh terhadap keaslian fisik dokumen tersebut.
M Rizal Fadillah menekankan bahwa pembiaran presiden atas situasi ini berpotensi mengikis kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum yang seharusnya objektif.
Tanggal posting dua puluh empat Januari dua ribu dua puluh enam menjadi catatan waktu bagi perkembangan kasus yang terus menyita perhatian masyarakat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

