Repelita Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan ketidaksetujuannya terhadap julukan Jenderal Baut yang belakangan ramai disematkan kepadanya oleh sebagian kalangan.
Ia menganggap label tersebut berlebihan dan mencerminkan pemahaman yang kurang mendalam terhadap tugas nyata prajurit di medan operasi.
Maruli tetap menghargai kritik sebagai bagian dari evaluasi kinerja institusi TNI Angkatan Darat.
Namun ia menolak jika penyampaian kritik memberikan kesan bahwa pihak luar lebih paham sementara kerja TNI dianggap selalu salah.
Pernyataan ini disampaikan Maruli pada Rabu 7 Januari 2026.
Ia menekankan bahwa masukan masyarakat berguna untuk perbaikan internal.
Meski begitu, kritik yang tidak berdasar pemahaman lapangan dinilai tidak produktif.
Maruli menyebut sebagian komentar publik seolah-olah mengoreksi tanpa dasar yang kuat.
Ia bahkan menyindir bahwa pemikiran semacam itu yang justru terbatas.
Sebagai menantu Ketua Dewan Energi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, Maruli membeberkan keterlibatan langsungnya dalam penanganan infrastruktur darurat pascabencana.
Ia merencanakan pemindahan satuan, pengiriman peralatan melalui kapal, hingga pemasangan fasilitas sementara di lokasi terdampak.
Maruli mengatur pembelian material khusus serta proses pemasangan jembatan darurat agar segera dapat digunakan masyarakat.
Prajurit TNI Angkatan Darat bekerja keras dengan medan sulit demi percepatan bantuan.
Maruli menegaskan bahwa beban cibiran tidak mengganggunya selama hasil kerja nyata dirasakan langsung oleh korban bencana.
Prioritas utama baginya adalah manfaat konkret bagi masyarakat yang sedang kesulitan.
Ia tidak ambil pusing dengan berbagai sindiran yang beredar.
Maruli kembali menyinggung para pengkritik yang dinilainya hanya pandai berbicara tanpa pengalaman lapangan langsung.
Pemahaman terbatas justru terlihat dari pihak yang mudah mengoreksi tanpa tahu kesulitan operasional.
Maruli menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa kerja TNI Angkatan Darat telah memberikan dampak positif bagi rakyat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

