![]()
Repelita Jakarta - Koneksi internet yang disediakan oleh Telkom Group mengalami gangguan masif pada Kamis pagi, meliputi layanan seluler Telkomsel dan jaringan WiFi IndiHome.
Keluhan dari ribuan pengguna membanjiri media sosial X, dengan tagar #IndiHomeDown dan pencarian terkait "Telkom" menjadi tren panas yang ramai diperbincangkan netizen.
Platform pemantau gangguan Downdetector juga mencatat adanya lonjakan laporan yang signifikan terkait kedua layanan tersebut dalam beberapa jam terakhir.
Banyak pengguna melaporkan indikator WiFi di perangkat mereka sama sekali tidak menunjukkan koneksi aktif, sementara sinyal data seluler dari Telkomsel tidak mampu memuat aplikasi secara normal.
Tidak hanya mengalami kendala teknis, sejumlah pelanggan juga mengeluhkan kesulitan untuk mengakses saluran pengaduan resmi yang disediakan oleh perusahaan.
Beberapa unggahan di media sosial menyebutkan bahwa nomor call center 188 sangat sulit untuk dihubungi, dan aplikasi MyTelkomsel juga tidak dapat dibuka untuk mengecek kuota atau status langganan.
Hingga berita ini disusun, pemetaan wilayah terdampak masih terus berlangsung seiring mengalirnya laporan dari berbagai kota besar di seluruh Indonesia.
Menanggapi kejadian ini, pihak Telkomsel akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi yang disampaikan oleh Vice President Corporate Communications and Social Responsibility mereka, Abdullah Fahmi.
Fahmi mengonfirmasi bahwa gangguan teknis mulai terdeteksi oleh sistem mereka menjelang siang hari, tepatnya pada pukul 11.03 WIB.
"Telkomsel menginformasikan kepada pelanggan bahwa saat ini terjadi penurunan kualitas layanan data untuk sebagian pelanggan secara nasional, yang berdampak pada akses ke sejumlah aplikasi digital dan platform Over-The-Top (OTT)," ungkap Fahmi dalam keterangan tertulisnya.
Dampak utama gangguan ini dirasakan pada terhambatnya akses ke berbagai platform digital populer serta layanan streaming film dan musik yang banyak digunakan masyarakat.
Tim teknis dari Telkom Group dikabarkan sedang melakukan investigasi mendalam untuk mengidentifikasi akar permasalahan dan mempercepat proses pemulihan layanan secara bertahap.
Perusahaan tersebut juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini dan menyarankan pelanggan untuk memantau kanal informasi resmi guna mendapatkan pembaruan terkini.
Proses normalisasi jaringan masih terus dilakukan di beberapa titik yang terdampak untuk memastikan konektivitas internet dapat kembali stabil bagi seluruh pengguna.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

