Repelita Jakarta - Kader PDI Perjuangan John Sitorus mengkritik keras langkah Partai Solidaritas Indonesia yang mulai mempersiapkan diri untuk Pemilu 2029 dengan menjadikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon presiden potensial.
Menurutnya PSI berencana mendorong Gibran untuk menjadi penantang Prabowo Subianto pada pemilihan presiden mendatang sehingga manuver ini dinilai terlalu dini dan tidak tepat waktu.
John Sitorus menyampaikan kritik tersebut melalui akun media sosial X pribadinya dengan menekankan bahwa masih banyak persoalan mendesak yang harus diselesaikan terlebih dahulu daripada membahas Pilpres 2029.
Ia mencontohkan banjir bandang yang melanda wilayah Sumatera sebagai salah satu urusan yang jauh lebih urgent untuk segera ditangani pemerintah.
John Sitorus menulis ada banyak urusan lebih urgent dibanding Pilpres 2029 seperti banjir Bandang di Sumatera dikutip pada Jumat tanggal 23 Januari 2026.
Ia menilai PSI sama sekali tidak mempedulikan nasib rakyat yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana alam dan malah memilih fokus pada agenda politik jangka panjang.
Secara tegas John Sitorus menyatakan bahwa PSI bahkan berniat melawan Presiden Prabowo Subianto di masa depan tanpa memikirkan kondisi rakyat saat ini.
Menurut pandangannya sikap dan strategi PSI menjadi aneh sejak partai tersebut berada di bawah pengaruh anak-anak Jokowi sehingga kehilangan arah dan kalah jauh dibandingkan organisasi masyarakat di tingkat kabupaten.
Sebelumnya Ketua Harian PSI Ahmad Ali dalam sebuah podcast pada Kamis tanggal 22 Januari 2026 menyatakan bahwa Gibran Rakabuming Raka memiliki potensi menjadi kompetitor yang cukup kuat di Pemilu 2029.
Pernyataan Ahmad Ali tersebut semakin memicu sorotan dari John Sitorus yang melihat langkah PSI sebagai bentuk pengabaian terhadap prioritas kebutuhan masyarakat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

