
Repelita Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana menegaskan bahwa anggota Tentara Nasional Indonesia yang dikerahkan untuk menangani situasi darurat di kawasan Sumatra memperoleh tunjangan makanan serta uang lelah dengan jumlah keseluruhan Rp165 ribu setiap harinya.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan bahwa pemberian tunjangan ini merujuk pada aturan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan khusus untuk keadaan darurat.
Personel TNI yang bertugas langsung di lokasi bencana menerima dua jenis komponen tunjangan tersebut.
Penjelasan dari Muhari menyebutkan bahwa tunjangan makan diberikan sebesar Rp45 ribu per hari.
Komponen lainnya berupa uang lelah untuk kegiatan penanganan bencana mencapai Rp120 ribu setiap hari.
Dengan demikian, total penerimaan harian bagi prajurit yang berada di lapangan adalah Rp165 ribu.
Muhari juga mengungkapkan bahwa pihak TNI telah mengusulkan anggaran operasional khusus untuk penanggulangan bencana senilai Rp84 miliar.
Dari nominal pengajuan tersebut, BNPB sudah menyalurkan sebagian dana.
Pencairan sejauh ini mencapai Rp2,7 miliar yang dialokasikan baik ke Markas Besar TNI maupun ke komando daerah militer yang personelnya terlibat aktif di medan.
Dana tersebut mengalir ke Kodam Iskandar Muda, Kodam Bukit Barisan, serta Kodam di wilayah Sumatera Barat yang turut mengerahkan pasukan untuk membantu korban bencana.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

