Gus Miftah Dikecam Usai Sebut Pedagang "Goblok" dalam Pengajian
Magelang, 4 Desember 2024 – Ucapan Gus Miftah, yang juga seorang pejabat negara dan pendakwah, kembali menuai kritik tajam. Dalam sebuah pengajian di Lapangan Drh. Soepardi, Magelang, Jawa Tengah, pada 20 November 2024, Gus Miftah menyebut seorang pedagang minuman sebagai “goblok” dan menyatakan bahwa jika dagangannya tidak laku, itu adalah “takdir.”
Pernyataan ini langsung memicu gelombang komentar negatif di media sosial, dengan banyak warganet yang mempertanyakan etika dan sikap seorang pendakwah yang seharusnya menjadi contoh teladan. Kritik datang tidak hanya dari masyarakat, tetapi juga dari para tokoh agama. Cholil Nafis, Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), menyatakan bahwa ucapan penghinaan semacam itu tidak patut disampaikan oleh seorang pejabat negara, apalagi seorang penceramah.
Korban dari pernyataan tersebut, Sonhaji (37), pedagang minuman asal Magelang, mengaku sangat tersinggung. “Saya tersinggung mendengar ucapan seperti itu,” ungkapnya. Sonhaji yang sehari-hari menjajakan minuman untuk memenuhi kebutuhan keluarganya merasa dilecehkan.
Meskipun Gus Miftah telah meminta maaf atas ucapannya, beberapa pihak mencoba membela dengan alasan bahwa pernyataannya hanya bercanda. Namun, banyak warganet yang tidak sepakat, mengingat video insiden tersebut direkam secara utuh dan ucapan Gus Miftah disertai dengan tawa dari audiens.
Insiden ini memunculkan desakan dari ratusan ribu warganet yang meminta agar Presiden Prabowo Subianto mengambil tindakan tegas terhadap Gus Miftah, bahkan beberapa di antaranya menyerukan agar Gus Miftah dicopot dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden. Sebagai pejabat negara dan tokoh agama, Gus Miftah diharapkan untuk memberikan teladan dalam berbicara dan bertindak, mengingat ucapan yang tidak elok dapat merusak marwah seorang pemimpin dan pendakwah.(*)
Editor: Elok WA R-ID

