Repelita Jakarta - Tindakan mengejutkan datang dari bintang muda sepak bola Lamine Yamal yang memicu perdebatan sengit di jagat maya setelah dirinya tertangkap kamera membentangkan bendera Palestina di tengah kemeriahan parade juara La Liga klub Barcelona tepat pada tanggal 12 Mei 2026.
Aksi berani pemuda berusia 18 tahun ini menjadi sorotan tajam setelah akun Dr. Simon melalui platform media sosial X pada alamat https://x.com/goddek menuliskan pandangannya yang cukup kontroversial dengan menyatakan 🚨BASED: 18-year-old Lamine Yamal raised the PALESTINIAN FLAG during Barcelona's La Liga title parade today.
ADVERTISEMENT
Dalam unggahan tersebut sang pemilik akun juga melontarkan kritik pedas terhadap para pemimpin politik global sembari memberikan apresiasi tinggi atas keberanian sang pemain yang dianggap lebih memiliki prinsip dibandingkan para kepala negara G7 dalam menyikapi situasi konflik di Timur Tengah.
Cuitan Dr. Simon yang menyebutkan bahwa sang pemain menggunakan panggung kemenangannya untuk mengekspos dugaan kejahatan perang tersebut memicu gelombang reaksi yang sangat beragam dari para pengguna internet yang memadati kolom komentar postingan tersebut.
Salah satu tanggapan datang dari akun @urx3223 yang memberikan pandangan skeptis terhadap aksi tersebut dengan menuliskan secara langsung bahwa Young skull of mush who has nothing, no skin in the game nothing to lose.
Sementara itu nada kecaman yang lebih keras muncul dari pengguna akun @FranklyChr yang memberikan pernyataan tajam mengenai simbol yang dibawa oleh Yamal dengan menyebutkan Flag of a terrorstate that was finally destroyed.
Di sisi lain tidak sedikit pula pihak yang melontarkan hinaan personal kepada pemain muda Barcelona tersebut seperti yang diutarakan oleh @JKosc58562 dalam komentarnya yang sangat singkat namun menohok yaitu @Lamine20yamal IGNORANT.
Sentimen negatif terus mengalir termasuk dari akun @kechieu yang mempertanyakan keputusan sang atlet dengan memberikan narasi bernada provokatif mengenai hubungan antar ras di wilayah tersebut melalui pernyataan He is a very stupid little boy, do you know why? Palestinian people don’t like black people.. that’s why they have an area called Al Abeed !
Kritik terhadap masuknya unsur politik ke dalam arena olahraga juga menjadi poin utama yang disampaikan oleh netizen dengan akun @dennisthemunk yang menyarankan agar dunia sepak bola tetap netral melalui pesan He does not know what he is doing. He is a kid. Keep politics out of football.
Namun di balik banyaknya hujatan masih terdapat dukungan yang mengalir untuk Yamal salah satunya dari akun @MohdSaifuz59602 yang mengekspresikan rasa bangganya terhadap sang pemain dan timnya dengan menulis So Proud Of You and Your Teammate! Way To Go Barca!!
Senada dengan dukungan tersebut akun @karlhmorris juga memberikan apresiasi terhadap keberanian moral yang ditunjukkan oleh Yamal di depan publik dengan memberikan komentar singkat yang menyebutnya sebagai Good lad. Morals.
Kontroversi ini kini menjadi bola panas di media sosial mengingat status Lamine Yamal sebagai salah satu talenta muda paling bersinar di dunia yang kini harus menghadapi konsekuensi dari ekspresi politiknya di atas lapangan hijau.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
🚨BASED: 18-year-old Lamine Yamal raised the PALESTINIAN FLAG during Barcelona's La Liga title parade today.
— Dr. Simon (@goddek) May 12, 2026
A teenager has more spine than every G7 head of state combined.
While the political class writes blank checks for bombing of children, the kid won the league and used… pic.twitter.com/Rs3tJKHKa4