Repelita Jakarta - Dugaan pembakaran lahan oleh seorang anggota DPRD Kabupaten Mempawah menjadi sorotan setelah videonya beredar di media sosial pada Minggu, 20 September 2026.
Dalam unggahan tersebut, anggota DPRD Mempawah itu disebut membakar lahan yang akan dipersiapkan untuk penanaman sekitar 200 bibit kelapa sawit.
ADVERTISEMENT
Unggahan yang beredar juga menyebut aksi tersebut dilakukan ketika sejumlah wilayah Kalimantan Barat masih menghadapi persoalan kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap.
"BIADAB‼️ ANGGOTA DPRD MEMPAWAH TERANG-TERANGAN MEMBAKAR LAHAN UNTUK DITANAMI SAWIT 😡", demikian tulisan dalam unggahan tersebut.
Dalam keterangan berikutnya disebutkan bahwa anggota DPRD itu diduga membakar lahan untuk menyiapkan area penanaman sekitar 200 bibit sawit.
"DI SAAT WARGA BERJUANG MELAWAN KABUT ASAP DAN KARHUTLA, OKNUM ANGGOTA DPRD MEMPAWAH INI MALAH DIDUGA MEMBAKAR LAHAN DEMI MENANAM 200 BIBIT SAWIT, BAHKAN AKSINYA DIUNGGAH SENDIRI KE TIKTOK PRIBADI.", tulis unggahan tersebut.
Informasi mengenai video itu kemudian mendapat perhatian aparat penegak hukum di Kabupaten Mempawah.
Polres Mempawah melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan fakta mengenai aktivitas pembakaran yang terekam dalam video tersebut.
Anggota DPRD yang menjadi sorotan tersebut diketahui bernama Choirussaib dan video terkait diunggah melalui akun pribadinya dengan nama @Bang Choy.
Dalam video yang beredar, Choirussaib terlihat berada di area yang sebelumnya mengalami kebakaran dan memperlihatkan aktivitas pembersihan sisa material di lahan tersebut.
Ia juga menyebut rencana penanaman kembali sekitar 200 bibit kelapa sawit di area tersebut.
Namun, Choirussaib kemudian memberikan klarifikasi mengenai video yang menjadi perhatian publik tersebut.
"Intinya saya hanya membakar tumpukan kayu yang saya kumpulkan dari bekas kebakaran yang sebelumnya sudah terbakar. Jadi, lahan saya itu sudah terbakar semuanya. Di lahan orang sebelah kanan sebelah kiri itu sudah terbakar semua jadi gak ada apa merembet kemana-mana gak (juga, red). Karena hanya setumpukan yang terbakar. Dan perlu kawan-kawan ketahui bahwasannya sebenarnya yang membakar itu teman saya. Saya hanya iseng bikin video, itulah kesalahan saya mungkin sehingga video itu jadi viral sekali lagi saya mohon maaf mungkin hanya ini yang dapat saya tanggapi dan saya luruskan. Wassalamualaikum Wr Wb," ujar Choirussaib dalam klarifikasinya.
Sementara itu, Ketua HMI Cabang Mempawah Abdul Rohman turut menyoroti persoalan tersebut dan meminta dugaan pembakaran lahan diperiksa secara hukum.
HMI menilai persoalan itu perlu ditindaklanjuti karena terjadi ketika masyarakat masih menghadapi dampak kabut asap dan penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Barat.
Polisi sendiri menegaskan bahwa video yang beredar hanya menjadi informasi awal dalam proses penyelidikan.
Penyidik masih mengumpulkan kondisi lokasi, dokumentasi, keterangan saksi, serta bukti lain sebelum menentukan ada atau tidaknya pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut.
Hingga tahap penyelidikan tersebut berjalan, dugaan pembakaran lahan oleh anggota DPRD Mempawah belum dapat dinyatakan sebagai tindak pidana sebelum seluruh fakta dan bukti diperiksa oleh aparat berwenang.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads