Berita, Internasional

Trump Kritik Keras Prancis dan Inggris Karena Kerahkan Kapal Perang ke Selat Hormuz Tanpa Libatkan Amerika Serikat

Repelita.net

12 May 2026 15:30 WIB • 812 view

Trump Kritik Keras Prancis dan Inggris Karena Kerahkan Kapal Perang ke Selat Hormuz Tanpa Libatkan Amerika Serikat
Foto: Istimewa

Repelita Washington - Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan reaksi keras terhadap keputusan sepihak Prancis dan Inggris yang mengerahkan armada kapal perang ke Selat Hormuz tanpa melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak Washington pada tanggal 12 Mei 2026.

Langkah militer dua sekutu utama Eropa tersebut dilakukan sebagai respons atas meningkatnya ketegangan di jalur pelayaran minyak paling strategis di dunia, namun absennya keterlibatan Amerika Serikat dalam misi ini memicu polemik mengenai keretakan aliansi Barat.

ADVERTISEMENT

Donald Trump melalui pernyataan resminya memberikan kritik tajam terhadap kebijakan luar negeri pemerintahan saat ini yang dinilainya telah kehilangan wibawa sehingga negara-negara sekutu berani mengambil tindakan militer secara mandiri tanpa memedulikan pengaruh Amerika.

Merespons dinamika di Timur Tengah tersebut, Donald Trump secara terbuka menyampaikan pandangannya yang cukup menyentil melalui kutipan langsung berbunyi Respons Trump seusai Prancis-Inggris kerahkan kapal perang ke Selat Hormuz tanpa libatkan AS sebagai sorotan atas melemahnya kontrol Amerika di panggung global.

Para analis pertahanan internasional menilai bahwa pengiriman kapal perang oleh Paris dan London merupakan sinyal ketidakpuasan terhadap strategi keamanan Amerika Serikat yang dianggap terlalu pasif dalam menjaga stabilitas jalur energi dunia belakangan ini.

Keputusan Prancis dan Inggris untuk berjalan sendiri di kawasan Teluk tanpa menggandeng militer Paman Sam dipandang sebagai titik balik dalam hubungan transatlantik yang selama puluhan tahun selalu menempatkan Amerika Serikat sebagai pemimpin utama setiap operasi maritim.

Trump menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya dulu, tidak ada satu pun negara sekutu yang berani mengambil langkah militer signifikan tanpa adanya persetujuan atau keterlibatan aktif dari Washington untuk memastikan kepentingan nasional Amerika tetap terjaga.

Situasi di Selat Hormuz kini semakin memanas seiring dengan kehadiran kapal-kapal perang Eropa, sementara Gedung Putih hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi mengenai posisi mereka terhadap manuver militer yang dilakukan secara mendadak oleh kedua sekutunya tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung