Berita, Nasional

Tepis Isu Injak Kepala Banteng, Guntur Romli Sebut Kerbau yang Diinjak Jokowi Simbol Ternak Mulyono

Repelita.net

30 June 2026 23:19 WIB • 818 view

Tepis Isu Injak Kepala Banteng, Guntur Romli Sebut Kerbau yang Diinjak Jokowi Simbol Ternak Mulyono
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - PDI Perjuangan memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan persepsi publik terkait objek kepala hewan yang tampak dalam dokumentasi kegiatan adat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Juru bicara partai, Guntur Romli, menepis anggapan sejumlah pihak yang menduga bahwa sosok tersebut merupakan kepala banteng, mengingat banteng adalah satwa yang dilindungi.

ADVERTISEMENT

Karena pendukung Jokowi sedang berhalusinasi yang diinjak itu kepala banteng, padahal kerbau. Banteng itu satwa dilindungi, tidak bisa buat tumbal ritual atau kurban, berbeda dari kerbau yang merupakan hewan ternak, tegas Guntur, Senin (29/6/2026).

Guntur menambahkan, ketidakmungkinan penggunaan banteng dalam ritual adat didasarkan pada regulasi perlindungan satwa yang berlaku di Indonesia.

Menurutnya, penggunaan kerbau sebagai hewan ternak dalam prosesi tersebut jauh lebih masuk akal dibandingkan klaim yang beredar di media sosial.

Ia bahkan memberikan tafsir politik tersendiri mengenai simbolisme kepala kerbau tersebut yang dikaitkan dengan barisan pengikut sang mantan presiden.

Sebenarnya kepala kerbau yang diinjak melambangkan para pengikut Jokowi dan PSI yang terbuai terhadap apa di balik perilaku raja. Kerbau bukan banteng. Kerbau adalah hewan ternak. Cocok dengan istilah Termul atau Ternak Mulyono, pungkasnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung