Berita, Timur Tengah

Respons Iran atas Ancaman Trump di Pemakaman Khamenei: Sindiran Keras terhadap Keputusasaan AS

Repelita.net

06 July 2026 22:46 WIB • 776 view

Respons Iran atas Ancaman Trump di Pemakaman Khamenei: Sindiran Keras terhadap Keputusasaan AS
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pernyataan kontroversial dari mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengancam akan membunuh sejumlah petinggi Iran saat mereka berkumpul di pemakaman Ali Khamenei, menuai respons keras dan sarkastik dari kalangan pejabat dan masyarakat Iran.

Ali Shamkhani, penasihat senior pemimpin tertinggi Iran, menyatakan bahwa para pembuat kebijakan di Iran justru merasa terhibur dengan ancaman tersebut karena dianggap sebagai tanda kelemahan musuh.

ADVERTISEMENT

Ia menganggap ancaman itu sebagai bentuk kebodohan yang hanya akan memperkuat tekad rakyat Iran untuk melawan agresi asing.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani, menilai ancaman tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional dan piagam PBB.

Ia menekankan bahwa Iran tidak akan tinggal diam dan akan mengambil tindakan balasan yang setimpal terhadap setiap tindakan bermusuhan yang mengancam keamanan nasionalnya.

Di media sosial, reaksi netizen Iran juga ramai membanjiri linimasa dengan sindiran pedas dan pernyataan penolakan terhadap intervensi asing di urusan internal mereka.

Seorang pengguna Twitter dengan akun @TehranResist menuliskan, "Ancaman pembunuhan ini adalah bukti keputusasaan AS. Kami tidak akan pernah tunduk."

Sementara pengguna lain, @PersiaPride, menyebut ancaman tersebut sebagai lelucon yang menunjukkan bahwa mantan presiden AS itu sama sekali tidak memahami budaya dan ketahanan bangsa Iran.

Kantor Berita Republik Islam (IRNA) juga melaporkan bahwa ancaman tersebut justru meningkatkan rasa persatuan di antara para pejabat dan masyarakat yang hadir dalam upacara pemakaman tersebut. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung