Berita, Nasional

Prabowo-Megawati Dikabarkan Kembali Bertemu, Chusnul Chotimah Soroti Posisi Jokowi-Gibran, Pak Prabowo Nggak Jaga Perasaan Jokowi Gibran

Repelita.net

29 September 2026 19:41 WIB • 171 view

Prabowo-Megawati Dikabarkan Kembali Bertemu, Chusnul Chotimah Soroti Posisi Jokowi-Gibran, Pak Prabowo Nggak Jaga Perasaan Jokowi Gibran
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pertemuan hangat antara Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di kediaman Jalan Teuku Umar pada hari Senin, 28 September 2026 langsung memantik perhatian publik.

Rencana adanya kelanjutan silaturahmi di antara kedua tokoh bangsa tersebut setelah momen ini menjadi sorotan tajam dari pegiat media sosial Chusnul Chotimah.

ADVERTISEMENT

Melalui sebuah unggahan di akun X pribadinya pada hari Selasa, 29 September 2026 pegiat media sosial tersebut memberikan komentar kritis terkait dinamika politik terbaru ini.

"Baru aja kemarin ketemu, Prabowo Megawati dikabarkan akan kembali bertemu," ucap Chusnul Chotimah dalam takarir media sosial miliknya.

Ia lantas mengaitkan agenda pertemuan lanjutan itu dengan posisi politik mantan Presiden Joko Widodo serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang belakangan diterpa isu hukum seputar berkas pendidikan.

"Pak Prabowo nggak jaga perasaan Jokowi Gibran yang saat ini sedang menghadapi kasus ijazah mereka," sambung akun media sosial tersebut mengekspresikan pandangannya.

Dirinya menilai bahwa situasi ini memperlihatkan arah dukungan yang mulai bergeser di lingkar kekuasaan tertinggi saat ini.

"Sepertinya memang betul-betul sudah ditinggal," pungkas Chusnul Chotimah menyudahi pernyataannya di platform digital tersebut.

Pertemuan perdana yang berlangsung di kediaman Teuku Umar tersebut pada mulanya ditujukan sebagai bentuk duka cita mendalam dari Presiden atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang merupakan adik kandung Megawati Soekarnoputri.

Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah memaparkan bahwa jalannya komunikasi malam itu kental dengan nuansa kekeluargaan serta persahabatan personal yang erat.

Dirinya menegaskan tidak ada bahasan mengenai konstelasi politik praktis ataupun kebijakan negara dalam kesempatan santai tersebut.

"Pertemuan lanjutan, insyaAllah. Mudah-mudahan pertemuan lanjutan itu bisa di tanggal 17 Oktober ketika Bapak Presiden kita ulang tahun," ungkap Said Abdullah saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan pada hari Selasa, 29 September 2026.

Meski begitu politisi senior tersebut mengakui bahwa poin-poin yang akan dibahas pada agenda mendatang masih belum dirumuskan secara mendetail oleh kedua belah pihak.

"Belum. Hanya ya mudah-mudahan di ulang tahun Bapak Presiden, Ibu akan hadir dan sebagainya," jelas Said Abdullah mengenai rencana kehadiran tersebut.

Hingga saat ini momentum yang direncanakan pada tanggal 17 Oktober nanti masih berupa harapan bersama dan belum ditetapkan menjadi agenda kepresidenan yang resmi.

Selain wacana bertepatan dengan hari kelahiran Presiden muncul pula obrolan ringan mengenai rencana makan bersama yang sempat tertunda pada malam kedatangan sebelumnya.

Menu makanan yang sempat direncanakan namun belum sempat dihidangkan adalah nasi goreng khas racikan tuan rumah lantaran jam kunjungan yang terbilang tanggung.

Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memaparkan bahwa agenda jamuan makan tersebut akan dijadwal ulang pada momen berikutnya.

“Yang dibahas kemarin itu nasi goreng yang belum keluar karena belum jam makan malam,” tutur Sufmi Dasco Ahmad selepas menghadiri Rapat Paripurna DPR pada hari Selasa, 29 September 2026.

Ketua DPR RI Puan Maharani yang berdiri mendampingi politisi Gerindra tersebut turut memberikan selingan komentar spontan di depan para awak media.

“Jamnya tanggung,” timpal Puan Maharani memberikan penjelasan tambahan mengenai situasi ruang makan kala itu.

Sufmi Dasco Ahmad memastikan bahwa agenda makan nasi goreng bersama antara kedua pimpinan partai besar tersebut sedang dimatangkan waktunya.

“Jadi nanti akan diatur lain waktu untuk bareng-bareng makan nasi goreng,” terang politisi senior Partai Gerindra tersebut.

Saat didesak oleh jurnalis mengenai ketetapan waktu pelaksanaan pastinya ia melemparkan proses koordinasi teknis tersebut kepada putri Megawati Soekarnoputri.

“Nah kan pasti ditanya kan, lagi diatur sama Mbak Puan,” ucap Sufmi Dasco Ahmad sembari tersenyum.

“Secepatnya,” sahut Puan Maharani dengan singkat memastikan komitmen waktu pertemuan tersebut.

Said Abdullah kembali meluruskan pemahaman publik agar tidak terjadi bias informasi mengenai substansi komunikasi dua tokoh tersebut pada Senin malam.

“Tidak ada bicara soal politik sama sekali, dipastikan,” tegas Said Abdullah memberikan garansi mengenai kemurnian agenda duka cita tersebut.

Puan Maharani sebelumnya juga sempat menggambarkan bahwa ikatan emosional di antara dua pemimpin tersebut tidak pernah luntur oleh perbedaan sikap politik.

“Jadi intinya adalah kami tetap seperti keluarga, jauh di mata tapi selalu dekat di hati,” tandas Puan Maharani menutup penjelasannya kepada publik(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung