Berita, Sport

Pep Guardiola Tinggalkan Konferensi Pers, Kenakan Keffiyeh dan Bela Gaza: Saya Tidak Netral

Repelita.net

16 May 2026 14:20 WIB • 1,005 view

Pep Guardiola Tinggalkan Konferensi Pers, Kenakan Keffiyeh dan Bela Gaza: Saya Tidak Netral
Foto: Istimewa

Repelita Barcelona - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, secara terbuka menyatakan sikap politiknya yang tegas terkait konflik di Timur Tengah.

Dalam sebuah acara konser amal bertajuk Act x Palestine yang digelar di kota asalnya, Barcelona, Guardiola mengucapkan kalimat yang langsung menjadi perhatian dunia.

ADVERTISEMENT

“I am not neutral; I stand with Palestine,” demikian pernyataan ikonik yang disampaikan oleh pelatih asal Spanyol tersebut.

Pep Guardiola bahkan rela melewatkan tugas konferensi pers bersama Manchester City demi menghadiri konser solidaritas untuk rakyat Palestina di arena olahraga Palau Sant Jordi, Barcelona, pada Kamis (29/1/2026) malam waktu setempat.

Di atas panggung, ia tampak mengenakan syal keffiyeh tradisional Palestina sebagai simbol dukungannya.

Dalam pidatonya, Guardiola menyampaikan refleksi emosional yang mendalam mengenai penderitaan anak-anak di Gaza yang terus menjadi korban konflik berkepanjangan.

Ia juga melontarkan kecaman tajam terhadap para pemimpin dunia yang dinilainya pengecut karena mengabaikan krisis kemanusiaan yang semakin parah di wilayah tersebut.

Sekembalinya ke Inggris, Guardiola kembali mempertegas pandangannya dalam konferensi pers klub menjelang pertandingan Carabao Cup.

Ia menyatakan bahwa pembantaian dan pembunuhan massal ribuan orang tak bersalah di Gaza Palestina yang sangat jelas terpampang di depan mata seluruh dunia belum pernah terjadi sepanjang sejarah.

“Tidak pernah dalam sejarah kemanusiaan, terpampang di depan mata kita itulah genosida di Palestina,” ujar Guardiola dengan nada tegas dan penuh emosi.

Pernyataan keras tersebut langsung memicu reaksi dari Dewan Perwakilan Yahudi wilayah Greater Manchester atau Jewish Representative Council (JRC).

Organisasi tersebut mengkritik Guardiola dan menilai komentarnya sebagai tindakan yang provokatif serta tidak pada tempatnya.

JRC pun mendesak manajer Manchester City itu untuk “fokus saja pada sepak bola” tanpa mencampuri urusan geopolitik Timur Tengah yang kompleks.

Di sisi lain, sikap berani Guardiola justru mendapat pujian luas dari berbagai aktivis kemanusiaan dan komunitas pendukung Palestina di seluruh dunia.

Para penggemar sepak bola global juga menghormati keberaniannya dalam menggunakan platform besar demi menyuarakan hak asasi manusia.

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung