Berita, Peristiwa

PDIP Nonaktifkan Veronika Lake Buntut Kasus Intimidasi Berujung Kematian Dokter Icha di Timor Tengah Utara

Repelita.net

30 June 2026 23:37 WIB • 901 view

PDIP Nonaktifkan Veronika Lake Buntut Kasus Intimidasi Berujung Kematian Dokter Icha di Timor Tengah Utara
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - PDI Perjuangan resmi menonaktifkan Veronika Lake dari jabatannya sebagai anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.

Langkah tegas ini diambil menyusul dugaan keterlibatan yang bersangkutan dalam aksi perundungan terhadap mendiang dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni, atau dikenal sebagai Dokter Icha.

ADVERTISEMENT

Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira, menyatakan bahwa keputusan tersebut diputuskan setelah Badan Kehormatan DPC PDIP setempat melakukan pemeriksaan awal.

Hari ini anggota DPRD dari PDIP itu sudah dipanggil oleh Badan Kehormatan Partai untuk diminta penjelasan atas peristiwa yang menyangkut dugaan kasus bunuh dirinya Dokter Icha, ungkap Andreas di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Setelah melalui proses klarifikasi, pihak DPC memutuskan untuk menghentikan sementara seluruh aktivitas kepartaian Veronika guna menghormati proses penyelidikan di kepolisian.

DPC menonaktifkan dia selama proses hukum di polisi. Dan kemudian mereka bertiga oknum anggota DPRD itu sudah dipanggil oleh polisi, sehingga kita tunggu proses hukumnya, tegas Andreas.

Mengenai kemungkinan sanksi pemecatan permanen, pihak partai memilih menunggu ketetapan hukum lebih lanjut dari aparat berwenang sebelum mengambil langkah definitif.

Karena kan ini masih dugaan, apakah ada hubungan sebab akibat antara satu peristiwa intimidasi dengan peristiwa yang lain bunuh diri. Beda dengan kasus pembunuhan yang langsung pidananya, imbuhnya.

Veronika merupakan satu dari tiga legislator yang diduga terlibat intimidasi verbal terhadap korban saat sedang menjalankan tugas medis di RSU Leona Kefamenanu pada 13 Juni lalu.

Dua anggota dewan lainnya yang terseret kasus ini adalah Therensius Lazakar dari Fraksi Golkar dan Nobertus Tubani dari Fraksi PKB.

Insiden perundungan tersebut dipicu ketidakpuasan oknum anggota dewan terhadap penanganan medis pasien anak keponakan Therensius Lazakar.

Tekanan psikologis hebat akibat intimidasi tersebut diduga memicu depresi berat hingga akhirnya korban ditemukan meninggal dunia di kediamannya pada 26 Juni 2026 lalu. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung