Berita, Nasional

Pasar Modal Merespons Negatif, Pengamat Soroti Kebijakan Fiskal Menkeu Baru di Tengah Tekanan Global

Repelita.net

21 September 2026 20:00 WIB • 103 view

Pasar Modal Merespons Negatif, Pengamat Soroti Kebijakan Fiskal Menkeu Baru di Tengah Tekanan Global
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Tantangan ekonomi global yang kian berat kini membayangi posisi strategis Menteri Keuangan yang baru.

Melalui tayangan di kanal YouTube Suara Rocker, seorang pengamat ekonomi bernama Ferry Latuhihin memberikan pandangan mendalam mengenai dinamika pasar modal saat ini.

ADVERTISEMENT

Ia menyoroti pergantian kepemimpinan fiskal setelah Purbaya diberhentikan dari jabatan Menteri Keuangan demi meredam gejolak internal di instansinya.

Posisi tersebut kemudian dialihkan kepada Suahasil yang langsung dihadapkan pada respons kurang menggembirakan dari para pelaku pasar keuangan global.

Kondisi tersebut tercermin dari aksi pelepasan aset oleh investor asing dengan nilai penjualan bersih yang sangat fantastis di pasar saham domestik.

Ferry Latuhihin menilai situasi ini terjadi lantaran pernyataan pejabat baru mengenai anggaran program prioritas dinilai kurang memberikan sinyal efisiensi.

Padahal para pelaku pasar sangat mengharapkan adanya keberanian dari otoritas keuangan untuk mengevaluasi atau merasionalisasi alokasi dana secara ketat.

Jika penyerapan anggaran skala besar terus dipaksakan tanpa manfaat nyata, ruang fiskal negara dikhawatirkan akan mengalami tekanan luar biasa.

Terlebih lagi situasi geopolitik dunia saat ini memicu lonjakan harga minyak mentah global serta tren kenaikan suku bunga di berbagai belahan dunia.

Rentetan sentimen negatif ini berpotensi memicu pelarian modal keluar dan melemahkan nilai tukar mata uang domestik dalam beberapa bulan ke depan.

Oleh sebab itu masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menempatkan aset dan menghindari sektor investasi yang rentan terhadap intervensi politik.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung