Berita, Nasional

Mendikdasmen Imbau Siswa Jalan Kaki atau Bersepeda ke Sekolah Demi Hemat Energi

Repelita.net

01 April 2026 15:34 WIB • 1,122 view

Mendikdasmen Imbau Siswa Jalan Kaki atau Bersepeda ke Sekolah Demi Hemat Energi
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengimbau para siswa memanfaatkan sepeda atau berjalan kaki ke sekolah apabila jarak rumah tergolong dekat, sebagai bagian dari upaya efisiensi energi di tengah potensi krisis minyak global akibat konflik di Timur Tengah.

“Jadi misalnya kami himbau kalau yang rumahnya dekat dari sekolah dan kalau memang kira-kira aman dan nyaman, saya kira tidak ada salahnya jalan kaki atau kembali kepada kebiasaan bersepeda selama masa Covid,” ujar Mu'ti dikutip fajar.co.id pada Rabu (1/4/2026).

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan kebiasaan bersepeda yang sempat populer saat masa pandemi Covid-19 sebaiknya kembali dihidupkan karena selain berdampak pada kesehatan, langkah tersebut juga dapat membantu penghematan energi dan menjaga lingkungan.

“Kenapa kebiasaan itu tidak kita juga lanjutkan lagi? Itu kan sehat dan juga bisa hemat energi dan bersih lingkungan,” ucapnya.

Selain itu, Mu'ti juga mendorong pihak sekolah menggalakkan kegiatan daur ulang sampah bersama murid dengan mengolah sampah di lingkungan sekolah menjadi sumber energi ramah lingkungan.

Mu'ti turut mengimbau pemerintah daerah meningkatkan layanan transportasi umum agar dapat dimanfaatkan murid sebagai alternatif menuju sekolah.

“Dan sekarang ini kan ada kecenderungan untuk sebagian anak-anak ini lebih nyaman pakai sepeda motor daripada angkutan umum. Menurut saya, kalau ada angkutan umum yang aman, nyaman, anak-anak ini bisa berangkat ke sekolah dengan menggunakan transportasi umum. Itu kan lebih hemat energi, mengurangi polusi. Ini menjadi tantangan bagi Pemerintah Daerah,” tambahnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan efisiensi energi di sejumlah sektor sebagai langkah antisipasi terhadap potensi krisis minyak akibat konflik di negara-negara Teluk, Timur Tengah.

Dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Presiden membahas langkah-langkah strategis terkait rencana penghematan energi di berbagai sektor sebagai antisipasi atas dinamika politik di kawasan Timur Tengah yang dapat mempengaruhi stabilitas pasokan dan harga energi global.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung