Repelita [Jakarta] - Ribuan pengunjuk rasa yang bernaung di bawah payung Komite Nasional Papua Barat mendatangi halaman gedung DPR Papua Tengah.
Lokasi aksi massa tersebut berada di Jalan Jenderal Sudirman kawasan Kelurahan Oyehe Distrik Nabire Kabupaten Nabire pada Sabtu 15 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
Kedatangan kelompok tersebut bertujuan melancarkan protes terkait berbagai persoalan kemanusiaan sekaligus menyerukan hak penentuan nasib bagi warga lokal.
Berdasarkan pengamatan di lapangan rombongan demonstran merangsek masuk ke pelataran gedung dewan tepat tatkala jarum jam menunjuk pukul 12.29 WIT.
Para peserta aksi tampak mengusung pelbagai atribut kelompok termasuk membentangkan kain bendera merah berlogo khusus milik KNPB.
Situasi halaman kantor parlemen daerah seketika bergemuruh manakala kerumunan orang merapatkan barisan sambil menyuarakan pekikan politik secara serentak.
"Papua Merdeka, Papua Merdeka," teriak ratusan massa yang memenuhi area halaman depan gedung parlemen tersebut.
Setibanya di titik tujuan para orator bergiliran menaiki panggung orasi guna menyuarakan tuntutan secara terbuka di hadapan khalayak ramai.
Melalui pidato politik tersebut perwakilan pengunjuk rasa menyoroti rentetan krisis kemanusiaan yang kian masif melanda wilayah bumi cendrawasih.
Mereka menuntut pihak penyelenggara negara dan jajaran legislator daerah supaya segera menghentikan segala bentuk kekerasan dan pelanggaran hukum.
Selain itu eskalasi konflik bersenjata yang selama ini kerap menimbulkan korban di kalangan masyarakat sipil turut menjadi sorotan utama.
Guna mencegah potensi kericuhan pihak kepolisian dan militer tampak berjaga ketat di sekeliling bangunan kantor DPR Papua Tengah.
Penempatan aparat gabungan ini bertujuan mengawal jalannya penyampaian aspirasi agar tetap berlangsung lancar tanpa insiden berarti.
Meskipun diwarnai sorak-sorai dan pidato berapi-api kondisi keamanan di sekitar kawasan demonstrasi secara keseluruhan terpelihara dengan baik.
Kelompok massa tetap menyuarakan tuntutan mereka di bawah pengawasan ketat aparat penegak hukum yang siaga di berbagai titik strategis.
Hingga laporan ini diturunkan para pengunjuk rasa terpantau masih bertahan di lokasi sambil melanjutkan rangkaian aksi penyampaian pendapat. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok