Berita, Timur Tengah

Komandan IRGC Klaim Hantam 200 Pilot dan Awak Pesawat AS di Arab Saudi, Sebut Daftar Kerugian Trump Kini Bertambah Korban Jiwa

Repelita.net

01 April 2026 15:15 WIB • 1,209 view

Komandan IRGC Klaim Hantam 200 Pilot dan Awak Pesawat AS di Arab Saudi, Sebut Daftar Kerugian Trump Kini Bertambah Korban Jiwa
Foto: Istimewa

Repelita Teheran - Komandan Angkatan Udara Garda Revolusi Iran Brigadir Jenderal Majid Mousavi mengeluarkan pernyataan mengejutkan dengan mengklaim bahwa pihaknya telah sukses melancarkan serangan mematikan ke wilayah Arab Saudi yang menjadi lokasi berkumpulnya para pilot dan awak pesawat tempur Militer Amerika Serikat.

“Hari ini kami melancarkan serangan di Arab Saudi yang menargetkan sebuah area di mana para pilot dan awak pesawat Amerika berada,” kata Mousavi dalam pernyataan resminya melalui akun media sosial pribadi pada Rabu (1/4/2026).

ADVERTISEMENT

Ia merinci bahwa operasi gabungan yang melibatkan duet rudal dan pesawat tak berawak tersebut berhasil mencapai target yang telah ditentukan dengan tingkat akurasi yang tinggi.

“Dalam serangan yang kami lakukan dengan drone dan misil, kami menghantam sebuah tim yang beranggotakan 200 orang,” ujar Mousavi.

Komandan Angkatan Udara Garda Revolusi Iran juga menyindir bahwa daftar kerugian yang harus ditanggung oleh pemerintahan Donald Trump kini tidak hanya sebatas kerusakan alutsista tetapi juga korban jiwa di kalangan personel penerbangan.

“Sekarang, daftar kerugian dan kerusakan Trump tidak hanya mencakup pesawat AWACS, tanker, dan depot bahan bakar, tetapi juga korban jiwa di kalangan personel penerbangan,” tegasnya.

Konflik berskala besar ini meletus pada 28 Februari 2026 ketika Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan militer saat negosiasi antara Teheran dan Washington masih berlangsung.

Serangan dari AS dan Israel tersebut telah menewaskan mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei beserta sejumlah pejabat tinggi lainnya.

Iran kemudian membalas dengan serangan yang menargetkan Israel serta beberapa negara regional terutama Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Kuwait, tempat pangkalan-pangkalan AS berada.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Advertisement

Top Articles

Statistik Pengunjung