Repelita Teheran - Garda Revolusi Iran (IRGC) mengancam akan menargetkan perusahaan teknologi dan industri di Amerika Serikat mulai 1 April 2026, dengan sedikitnya 18 target perusahaan termasuk Microsoft, Google, Apple, Intel, IBM, Tesla, serta Boeing akan menjadi sasaran.
Dalam pernyataannya yang disiarkan media pemerintah pada Selasa (31/3/2026), IRGC memperingatkan bahwa operasi regional perusahaan-perusahaan tersebut berpotensi terdampak terutama di kawasan Timur Tengah.
ADVERTISEMENT
Peringatan itu disertai imbauan kepada karyawan untuk segera meninggalkan tempat kerja demi keselamatan, sebagaimana dilansir laporan kantor berita Tasnim.
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat dalam beberapa waktu terakhir terus meningkat, dan ancaman terhadap perusahaan sipil menunjukkan meluasnya spektrum konflik dari militer menjadi ekonomi dan teknologi.
Gedung Putih merespons dengan menyatakan bahwa Amerika Serikat siap untuk melawan setiap potensi serangan.
“Militer Amerika Serikat telah siap membatasi setiap serangan oleh Iran, sebagaimana dibuktikan oleh penurunan 90 persen dalam serangan rudal balistik dan drone oleh rezim teroris tersebut,” kata seorang pejabat Gedung Putih.
Peran teknologi dalam operasi militer Amerika Serikat diketahui sangat bergantung pada Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung operasi militernya.
Sistem ini terintegrasi dalam jaringan intelijen yang menggabungkan data dari satelit, drone pengawasan, intelijen sinyal, hingga analisis data secara waktu nyata untuk mengidentifikasi, melacak, dan menganalisis potensi ancaman dengan lebih cepat dan akurat.
AI berperan penting dalam memproses data dalam jumlah besar, menemukan pola, serta mendeteksi pergerakan atau anomali yang sulit ditangkap oleh analis manusia.
Ancaman IRGC terhadap perusahaan-perusahaan besar AS dinilai berpotensi memicu kekhawatiran global terutama bagi sektor teknologi dan industri yang memiliki operasi lintas negara.
Jika ancaman itu terjadi, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan tetapi juga mengganggu rantai pasokan global dan stabilitas ekonomi kawasan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok